IDENTIFIKASI STRUKTUR LAPANGAN MINYAK TUA DI DESA BENDOHARJO MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI; STRUCTURE IDENTIFICATION OF OLD OIL FIELD IN BENDOHARJO USING GRAVITY METHOD
Setyarini Wijayanti Utami, Imam Suyanto
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKAPenelitian geofisika dengan menggunakan metode gravitasi telah dilakukan di Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah untuk membuat model bawah permukaan berdasarkan data pengukuran tahun 2013. Luas daerah survei adalah 4,5 km x 4 km dengan jumlah titik pengukuran adalah 96 titik. Anomali Bouguer lengkap direduksi ke bidang datar berdasarkan metode titik massa Damney, dengan ketinggian bidang datar adalah 300 m dan kedalaman bidang ekuivalen adalah 2000 m. Pemisahan anomali regional dengan residual dilakukan menggunakan metode moving average dengan lebar jendela berjalan adalah 9 x 11. Pemodelan dilakukan terhadap tujuh penampang yang dibuat pada anomali residual. Dari pemodelan yang dibuat menunjukan bahwa model bawah permukaan Desa Bendoharjo berupa struktur antiklin yang tersusun atas batuan Formasi Wonocolo (2,5 gr/cm3), batuan Formasi Ledok (2,4 gr/cm3), batuan Formasi Mundu (2,25 gr/cm3), dan batuan Formasi Lidah atau Tambakromo (2,21 gr/cm3). Batuan yang memiliki prospek hidrokarbon adalah batugamping yang berasal dari batuan Formasi Ledok yang membentuk tinggian antiklin dengan anomali residual -0,01 miligal hingga 0,4 miligal.
Kata Kunci : metode gravitasi, moving average, pemodelan