PEMETAAN PERSEBARAN RESERVOIR BATUPASIR ALPHA 3270 FORMASI BEKASAP DI LAPANGAN BRAVO MENGGUNAKAN ATRIBUT SEISMIK AMPLITUDO; MAPPING OF SPREAD RESERVOIR SANDSTONE 3270 BEKASAP FORMATION AT “BRAVO” FIELD USING AMPLITUDE SEISMIC ATTRIBUTE
Digusti Habib, Sismanto
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKALapangan Bravo berada Cekungan Sumatera Tengah, Indonesia. Cekungan Sumatera Tengah merupakan cekungan belakang busur (back arc) yang berkembang sepanjang tepi Paparan Sunda di barat daya Asia Tenggara. Cekungan Sumatera Tengah didominasi oleh dua pola struktur yang berarah N-S dan NW-SE. Reservoir utama sebagai obyek penelitian adalah Formasi Bekasap. Formasi ini tersusun oleh batupasir masif berukuran sedang-kasar dengan sedikit interkalasi serpih, batubara dan batugamping. Berdasarkan ciri litologi dan fosilnya, formasi ini diendapkan pada lingkungan air payau dan laut terbuka. Fosil pada serpih menunjukkan umur N6 – N7. Digunakan lima data log dan empat data seismik dari lapangan Bravo untuk memprediksi sebaran batupasir. Analisis atribut yang digunakan adalah amplitudo. Atribut seismik yang digunakan untuk penelitian ini adalah atribut amplitude RMS, amplitude average, amplitude energy, dan amplitude maximum absolute. Hubungan antara gross sand dengan atribut amplitude average diyakini sebagai hubungan yang paling baik pada penelitian kali ini untuk memetakan batupasir, karena dilihat dari hasil crossplot. Dari peta atribut amplitude average nampak arah persebaran batupasir Timur Laut – Barat Daya.
Kata Kunci : PERSEBARAN RESERVOIR, BATUPASIR ALPHA 3270, FORMASI BEKASAP, ATRIBUT SEISMIK AMPLITUDO