IMPLEMENTASI RANCANG BANGUN ELEKTRONIC NOSE UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN POLA BAU URIN NORMAL DAN URIN PENDERITA DIABETES; THE IMPLEMENTATION OF ELECTRONIC NOSE DESIGN TO CLASSIFY THE PATTERNS FROM THE ODOR OF NORMAL URINE AND DIABETIC
Nalini Rizkyta Nusantika, Danang Lelono
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASIDiabetes merupakan penyakit penting yang merupakan ancaman serius bagi kesehatan. Diagnosis diabetes yang dilakukan selama ini dengan pengukuran kadar glukosa dalam darah, akan tetapi memerlukan waktu yang lama dan prosedurnya rumit. Adapun cara yang cepat adalah pengukuran dengan strip reagen, prosedurnya cepat,namun akurasi rendah. Untuk itu diperlukan sebuah instrumentasi analitik yang dapat mendiagnosis diabetes. Penelitian ini telah dibuat rancang bangun electronic nose untuk klasifikasi pola baru urin normal dan urin diabetes. Sensor yang digunakan TGS 2610, TGS 2620, TGS 2611, TGS 2602 dan TGS 2600. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah larik sensorgas menangkap aroma dari urin. Aroma yang ditangkap oleh larik sensor menyebabkan resistansi sensor berubah, sehingga tegangan output sensor ikut berubah, kemudian nilai keluaran sensor dikonversi oleh mikrokontroler Arduino yang dihubungkan langsung dengan Lab VIEW sebagai antarmuka. Hasil disimpan pada Microsoft Excel, kemudian diolah dan ditampilkan berupa grafik radar dan dianalisis lebih lanjut dengan metode PCA (Principal Component analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi rancang bangun electronic nose bekerja dengan baik. Larik sensor TGS dapat merespon dengan baik, sedangkan pengolahan data dengan grafik radar menunjukan dengan jelas perbedaan antara pola aroma urin normal dan urin diabetes. Analisis dengan menggunakan PCA diperoleh nilai variasi PCA mencapai (91,7%), dari total variabilitas.
Kata Kunci : electronic nose, urin normal, urin diabetes, array sensor, PCA, mikrokontroler