PREPARASI NaOH/BENTONIT DAN APLIKASINYA PADA SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JARAK (Riccinus communis L); PREPARATION OF NaOH/BENTONITE AND ITS APPLICATION FOR BIODIESEL SYNTHESIS FROM CASTOR OIL (Riccinus communis L)
Pandu Setiawan, Karna Wijaya
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIATelah dilakukan sintesis biodiesel dari minyak jarak (Riccinus communis L) melalui reaksi transesterifikasi terkatalisis NaOH/Bentonit. Katalis NaOH/Bentonit dibuat dengan mendispersikan NaOH ke dalam bentonit pada berbagai perbandingan yaitu 5%, 10%, 20%, dan 25% (b/b). Biodiesel yang dihasilkan dari minyak jarak kemudian diuji menggunakan metode analisis ASTM untuk mengetahui sifat fisika dan kimianya dan dibandingkan dengan standar bahan bakar diesel menurut SNI 04-7182-2006. Katalis NaOH/Bentonit dibuat dengan cara mencampur sejumlah tertentu NaOH dalam akuades dan ditambahkan bentonit dengan perbandingan 5%, 10%, 20%, dan 25% (b/b) dan diaduk selama 24 jam. Campuran yang dihasilkan kemudian dikeringkan pada temperatur 110 °C dan dikalsinasi pada temperatur 400 °C dengan kenaikan temperatur sebesar 2 °C/menit. Selanjutnya katalis dikarakterisasi menggunakan spektrometer serapan atom (AAS), spektrofotometer inframerah (FTIR) dan difraksi sinar-X (XRD). Transesterifikasi minyak jarak dilakukan dengan mencampur minyak jarak dan metanol dengan perbandingan mol 1:15 pada temperatur 60 °C selama 2 jam. Berat katalis yang digunakan adalah 5% dari berat total reaktan. Produk biodiesel kemudian dikarakterisasi menggunakan GC dan FTIR. Hasil terbaik kemudian dikarakterisasi lebih lanjut menggunakan GC-MS, 1H-NMR, dan ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Na-Bentonit 25% memiliki daya katalitik tertinggi pada reaksi transesterifikasi dengan yield produk sebesar 67,40 %. Hasil analisis GC-MS dan 1H-NMR menunjukkan biodiesel minyak jarak telah terbentuk. Kandungan biodiesel berupa campuran metil ester dengan komponen utama metil risinoleat (87,63%). Berdasarkan hasil ASTM, biodiesel minyak jarak yang dihasilkan telah memenuhi beberapa standar ASTM untuk biodiesel. Akan tetapi biodiesel tersebut belum bisa digunakan dalam keadaan murni melainkan harus dicampur dengan bahan bakar lain.
Kata Kunci : Bentonit, NaOH, biodiesel, transesterifikasi