KARAKTERISASI RESERVOAR LAPANGAN DNN, CEKUNGAN ASRI; DENGAN MENGGUNAKAN METODE INVERSI ELASTIC IMPEDANCE
MAULANA RIZKI ADITAMA, Wiwit Suryanto
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKAMetode Inversi Elastik Impedansi dalam penelitian ini digunakan untuk melakukan karakterisasi dan pemetaan reservoar batupasir dan fluida hidrokarbon di lapisan zona target yang berada pada formasi lower zelda dengan litologi perselingan antara batupasir dan shale. Inversi Impedansi Akustik dilakukan untuk analisa awal dan melihat karakteristik reservoar pada area target. Berdasarkan hasil inversi AI, tidak terdapat respon yang baik untuk memisahkan litologi berupa batupasir dan sand sehingga perlu dilakukan analisis lebih lanjut yaitu inversi Impedansi Elastik. Proses inversi EI dilakukan mewakili near stack, mid stack dan far stack dengan sudut 110, 210, dan 310 .Proses inversi Elastik Impedansi sudut 31° terbukti paling sensitif dalam pemetaan litologi serta dalam melakukan analisis persebaran reservoar hidrokarbon dibandingkan dengan inversi impedansi akustik. Hasil Inversi EI menunjukan lapisan target penelitian kali ini masuk dalam tipe reservoar perselingan batupasir dan shale yang merupakan low impedance sand. Hasil inversi Elastik Impedansi 31° untuk reservoar batupasir memiliki range nilai Elastik Impedansi berkisar antara 1100 – 1350 ((m/s)2*(gr/cc)) dan memperlihatkan reservoar batupasir area target di daerah sekitar sumur MN1 dan MN3 berkembang dengan baik, namun di sumur Aulia lebih didominasi oleh shale. Zona anomali hidrokarbon berdasarkan peta hasil sayatan berkembang dengan arah sebaran NW ke SE. Penyebaran anomali hidrokarbon pada hasil inversi memperlihatkan fluida hidrokarbon di reservoar target berada pada suatu struktur cekungan. Sehingga reservoar zona target ini memiliki sistem jebakan bertipe stratigrafi.
Kata Kunci : Inversi, Impedansi Elastik , Impedansi Akustik, Reservoar, Hidrokarbon, Jebakan Stratigrafi