Laporkan Masalah

STUDI PENURUNAN KADAR LOGAM TEMBAGA (Cu) DAN LOGAM NIKEL (Ni) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI PERAK DARI; DAERAH KOTAGEDE DENGAN PENYARINGAN ELEKTROMAGNETIK STUDY ON THE DEGRADATION RATE OF CUPRUM (Cu) AND NICKEL (Ni) OF LIQUID WASTE SILVER INDUSTRY FROM KOTAGEDE REGION BY THE ELECTROMAGNETIC FILTER

RISSA NURANDIA, Wagini

2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI FISIKA

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan pengaruh magnetisasi pasir besi sebagai media penyaring pada sistem penyaring elektromagnetik untuk menurunkan kadar logam tembaga (Cu) dan logam nikel (Ni) pada limbah cair industri perak dari daerah Kotagede. Penyaring elektromagnetik dibuat dari pipa PVC (Polyvinil Clorida) berdiameter 1 inci yang diberi lilitan kawat berdiameter 0,8 mm sebanyak 516 lilitan, dan dimasukkan pasir besi 600 gram sebagai media penyaring. Penyaringan dilakukan dengan mengalirkan sampel limbah cair ke sistem penyaring elektromagnetik. Pada penelitian ini dilakukan 2 variasi, yaitu variasi kuat arus listrik dan variasi waktu pengambilan hasil penyaringan. Hasil penyaringan kemudian dianalisa kadar akhir logamnya dengan menggunakan Spektroskopi Serapan Atom. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada penurunan logam nikel (Ni), kenaikan efektivitas penyaringan sebanding dengan kenaikan kuat arus listrik dan semakin lama waktu pengambilan hasil penyaringan. Namun pada penyaringan logam tembaga (Cu) hasilnya sangat fluktuatif. Pada variasi kuat arus didapat arus maksimal 4 A. Hasil penelitian dengan variasi waktu pengambilan hasil penyaringan diperoleh kadar akhir logam nikel (Ni) sebesar (12,44 ± 0,30) ppm dan logam tembaga (Cu) sebesar (2456 ± 65) ppm. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penyaringan elektromagnetik dengan konfigurasi ini belum mampu menurunkan kadar logam tembaga (Cu) secara maksimal.

Kata Kunci : pasir besi, magnetisasi, sistem penyaringan elektromagnetik, logam berat.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.