PEMODELAN INVERSI GRAVITASIMIKRO MENGGUNAKAN PENDEKATAN PRISMA DI LAPANGAN PANASBUMI ”NQ”, GARUT, JAWA BARATl; INVERSE MODELING OF MICROGRAVITY USING RECTANGULAR PRISM APPROXIMATION ON ”NQ” GEOTHERMAL FIELD, GARUT, WEST JAVA
NEVI NURVIANI VILANTI, Ari Setiawan
2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKAPada lapangan panasbumi yang sedang dieksploitasi terjadi perubahan massa di reservoir sebagai akibat dari proses pengambilan fluida panas. Pengambilan fluida panas yang terus menerus tanpa diimbangi dengan injeksi akan menimbulkan penurunan (subsidensce). Untuk menjaga kelangsungan produksi, maka keseimbangan di dalam reservoar harus dijaga. Pengukuran gravitasimikro merupakan salah satu cara monitoring kondisi reservoar. Nilai gravitasi yang terukur merupakan representasi dari kondisi reservoar. Dari nilai anomali gravitasimikro, dapat diketahui perubahan densitas yang terjadi di dalam reservoar. Dari perubahan densitas, dapat dibuat menajemen produksi yang baik. Untuk mengetahui perubahan densitas Lapangan Panasbumi ”NQ”, anomali gravitasimikro terukur di reservoar didekati dengan model prisma. Reservoar dimodelkan terdiri dari 6 lapisan dan 16 prisma. Penentuan posisi, banyaknya prisma, dan lapisan reservoar didasarkan pada data penampang MT 2D. Perubahan nilai densitas dihitung menggunakan proses inversi linear dengan menganggap bahwa perubahan nilai densitas hanya terjadi pada lapisan reservoar saja. Anomali gravitasimikro hasil pengukuran bernilai positif dan dari proses inversi diperoleh nilai perubahan densitas yang bernilai positif kecuali prisma no 4, 5, dan 6 yang berada di lapisan ke-3 bernilai negatif. Perubahan densitas yang bernilai negatif disebabkan oleh massa yang diproduksi lebih besar dari massa injeksi. Nilai perubahan densitas yang cenderung positif sebanding dengan perubahan massa yang terjadi di area reservoar. Perubahan massa yang terjadi adalah sebesar 5 Megaton yang menunjukkan adanya penambahan massa di reservoar.
Kata Kunci : gravitasimikro, perubahan massa, prisma tegak, inversi linear.