PERBANDINGAN PORTOFOLIO METODE MEAN-VARIANCE DENGAN METODE MINIMAX; COMPARISON OF MEAN-VARIANCE PORTFOLIO WITH MINIMAX PORTFOLIO
Gideon Wahyu Putra, Dedi Rosadi
2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI STATISTIKAMetode Mean-Variance sudah umum digunakan dalam pembentukan model portofolio sejak 1952. Metode Mean-Variance menggunakan matriks variansikovariansi sebagai ukuran risiko dari portofolio. Jika investor ingin mengalokasikan modalnya pada banyak aset, tentu pembentukan portofolio dengan metode Mean-Variance akan menjadi tidak efisien mengingat perhitungan dalam pembuatan matriks variansi-kovariansi akan memakan waktu yang cukup lama. Metode Minimax merupakan alternatif dari metode Mean-Variance klasik, dimana metode ini menggunakan expected absolute deviation sebagai ukuran risiko, yang tentunya dalam perhitungannya lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan metode Mean-Variance. Tujuan dari metode Minimax adalah meminimumkan risiko maksimum individual aset, sehingga risiko portofolio yang terbentuk akan menjadi kecil jika risiko individual asetnya kecil. Dalam skripsi ini akan dijelaskan bagaimana pembentukan portofolio optimal dengan kedua metode portofolio tersebut, dimana optimisasi portofolio Minimax dilakukan dengan menggunakan kondisi Kuhn-Tucker, serta akan dilakukan studi kasus untuk membandingkan performa kedua portofolio untuk menentukan metode mana yang memiliki performa yang lebih baik. Ukuran yang digunakan sebagai pembanding adalah indeks Sharpe.
Kata Kunci : portofolio, ukuran risiko, kondisi Kuhn-Tucker