Laporkan Masalah

IMPLEMENTASI RANCANG BANGUN ELEKTRONIC NOSE UNTUK MENGKLASIFIKASIKAN POLA BAU TAHU MURNI DAN TAHU BERFORMALIN; DESIGN IMPLEMENTATION OF ELECTRONIC NOSE TO CLASSIFY THE ODOR PATTERN OF PURE TOFU AND FORMALIN TOFU

WAWAN ISWANTO, N

2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI S1 ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

Telah dibuat rancang bangun electronic nose untuk mengklasifikasikan pola bau tahu murni dan tahu berformalin. Sensor yang digunakan adalah TGS 2610, TGS 2620, TGS 2611, TGS 2602, dan TGS 2600, karena formalin merupakan bahan kimia yang mudah teroksidasi dan termasuk dalam golongan senyawa volatil, maka untuk mendeteksi bau formalin pada tahu, digunakan deret sensor gas yang sensitif terhadap gugus OH, CO dan gugus hidrokarbon. Metode dalam penelitian ini menggunakan array sensor gas, dengan prinsip sensor menangkap bau yang dikeluarkan oleh tahu. Bau yang ditangkap oleh larik sensor menyebabkan resistansi sensor berubah, sehingga tegangan output sensor ikut berubah, kemudian nilai keluaran sensor dikonversi oleh mikrokontroler Arduino yang berinteraksi dengan Lab View sebagai interface. Hasil diolah dengan menggunakan Microsoft Excel berupa grafik radar dan dianalisis lebih lanjut dengan metode PCA (Principal Component analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi rancang bangun electronic nose bekerja dengan baik. Larik sensor TGS dapat merespon dengan baik, sedangkan pengolahan data dengan grafik radar menunjukan dengan jelas perbedaan antara pola bau tahu murni dan pola tahu berformalin. Analisis dengan menggunakan PCA diperoleh nilai variasi PCA pada hari pertama mencapai (99%), hari kedua sebesar (99,1%), hari ketiga sebesar (98,9%), hari keempat sebesar (98,3%), dan hari kelima sebesar (88,7%) dari total variabilitas.

Kata Kunci : electronic nose; formalin; array sensor; PCA; mikrokontroler


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.