PEMODELAN JALUR PARTIAL LEAST SQUARE HIERARKI PADA PENGUKURAN FORMATIF (HIPLS-PM); HIERARCHICAL PARTIAL LEAST SQUARE PATH MODELING ON FORMATIVE MEASUREMENT (HIPLS-PM)
PARLITASARI, Abdurakhman
2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI STATISTIKAPLS mempunyai banyak kelebihan dibanding SEM, diantaranya tidak mensyaratkan sampel harus dalam jumlah banyak dan tidak harus berdistribusi normal multivariat, serta dapat menangani model pengukuran bertipe formatif. Variabel laten dalam penelitian terkadang merupakan variabel yang multidimensi, yaitu dipengaruhi oleh variabel laten lainnya. Nilai dari variabel laten endogen (second order factor) dipengaruhi oleh variabel laten eksogen (first order factor) yang ada dalam model. Ada beberapa penelitian yang hanya mempunyai data untuk indikator-indikator variabel eksogen saja, sedangkan indikator untuk variabel endogen tidak ada karena variabel endogen tersebut merupakan gambaran keseluruhan (global score) dari variabel eksogen. Indikator yang digunakan untuk membentuk variabel endogen tersebut adalah indikator-indikator dari semua variabel eksogen yang ada, sehingga terjadi pengulangan indikator. Untuk mendapatkan nilai variabel laten endogen tersebut digunakan pendekatan superblok atau yang lebih dikenal dengan PLS-PM hierarki (HIPLS-PM).
Kata Kunci : pendekatan komponen hierarki, konstruk orde tinggi, ordinary least square (OLS), indikator formatif, superblok