Laporkan Masalah

ANALISIS INVERSI IMPEDANSI AKUSTIK UNTUK MENGETAHUI PERSEBARAN BATUPASIR Z-2260 DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN PADA LAPANGAN “AR”, CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA; ANALYSIS OF ACOUSTIC IMPEDANCE INVERSION FOR DETERMINING SANDSTONE DISTRIBUTION Z-2260 AND DEPOSITIONAL ENVIRONMENT IN ”AR” FIELD, NORTH WEST JAVA BASIN

RIZKY RAMADHAN A, Sudarmaji

2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKA

Analisis inversi impedansi akustik digunakan dalam upaya memetakan kondisi bawah permukaan bumi. Dalam penelitian ini, metode tersebut juga digunakan untuk mengetahui persebaran batuan di lapangan AR. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai persebaran batuan dan lingkungan pengendapan yang ada di daerah penelitian. Proses inversi diawali dengan menganalisis zona target dengan melakukan crossplot antara log impedansi akustik dengan log Gamma Ray dari data sumur. Pengikatan data sumur dengan data seismik (well seismic tie) perlu dilakukan agar dihasilkan gambaran bawah permukaan yang baik ke arah horisontal dan vertikal. Pengolahan dilanjutkan dengan melakukan picking horizon pada top dan botom daerah target. Proses selanjutnya adalah membuat slice pada hasil inversi impedansi akustik untuk mengetahui persebaran batuan pada lapangan “AR” berdasarkan nilai impedansi akustik dan melakukan analisis lingkungan pengendapan sesuai informasi geologi yang ada. Berdasarkan hasil inversi impedansi akustik, diperoleh range nilai impedansi akustik adalah 7500 – 14000 ((m/s).(gr/cc)). Area dengan nilai impedansi akustik rendah, yaitu kisaran 7500 – 9800 ((m/s).(gr/cc)) diinterpretasikan sebagai batupasir dengan arah persebaran utara – selatan. Berdasarkan slicing pada hasil inversi impedansi akustik, dapat diketahui bahwa lingkungan pengendapannya adalah delta, sedangkan fasiesnya berupa distributary mouth bar

Kata Kunci : Inversi impedansi akustik ; lingkungan pengendapan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.