Laporkan Masalah

SINTESIS C-2-ETOKSIKARBONILMETOKSIFENIL KALIKS[4]RESORSINARENA BERBAHAN DASAR SALISILALDEHIDA DAN APLIKASINYA SEBAGAI ADSORBEN KATION LOGAM Pb(II); SYNTHESIS OF C-2-ETHOXYCARBONYLMETHOXYPHENYL CALIX[4]RESORCINARENE USING SALICYLALDEHYDE AS BASIC MATERIAL AND ITS APPLICATION AS ADSORBENT OF Pb(II) METAL CATION

Putri Widya Mulya, Jumina

2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIA

Sintesis senyawa C-2-etoksikarbonilmetoksifenil kaliks[4]resorsinarena berbahan dasar salisilaldehid serta aplikasi senyawa tersebut sebagai adsorben kation logam Pb(II) telah dilakukan. Sintesis senyawa C-2-etoksikarbonilmetoksifenil kaliks[4]resorsinarena berbahan dasar salisilaldehid dilakukan melalui 3 tahap reaksi. Tahap pertama adalah sintesis etil 2-kloroasetat dengan metode esterifikasi Fischer. Ester yang diperoleh tidak berwarna, berbau khas dan memiliki rendemen sebesar 72,29%. Tahap kedua adalah sintesis senyawa 2-etoksikarbonilmetoksi benzaldehida dengan mereaksikan salisilaldehid dan etil 2-kloro asetat dengan katalis NaOEt. Produk yang dihasilkan berupa cairan berwarna oranye tua, berbau khas dengan rendemen sebesar 29,41%. Selanjutnya senyawa 2-etoksikarbonilmetoksi benzaldehida direaksikan dengan resorsinol dalam suasana asam menghasilkan senyawa C-2-etoksikarbonilmetoksifenil kaliks[4]resorsinarena. Hasil sintesis berupa padatan berwarna putih pucat dengan rendemen 16,46% dan titik leleh lebih dari 200 °C. Elusidasi struktur produk menggunakan spektrofotometer FTIR, 1H-NMR dan 13C-NMR. Adsorpsi dilakukan dengan variasi keasaman larutan, waktu interaksi dan konsentrasi awal larutan. Kinetika adsorpsi dipelajari dengan menggunakan kinetika Lagergren dan Ho, sedangkan isoterm adsorpsi dianalisis dengan persamaan Langmuir dan Freundlich. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa kenaikan pH dan waktu interaksi meningkatkan jumlah logam teradsorpsi hingga mencapai kondisi optimum pada pH 5 dan waktu kontak 120 menit. Hasil kajian kinetika adsorpsi menunjukkan bahwa adsorpsi Pb(II) mengikuti model kinetika orde pseudo-dua Ho dengan laju adsorpsi (k) sebesar 2,85×10-1 g mg-1 menit-1. Kajian isoterm adsorpsi mengikuti isoterm adsorpsi Langmuir. Konstanta kesetimbangan (K), kapasitas maksimum serta energi adsorpsi Pb(II) pada adsorben tersebut berturut-turut sebesar 2,58×104 L mol-1; 1,57×10-4 mmol g-1 (32,71 mg g-1) dan 25,34 kJ mol-1.

Kata Kunci : kaliks[4]resorsinarena; salisilaldehid; adsorpsi; Pb(II)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.