Laporkan Masalah

PENGARUH PIPA TEMBAGA BERISI CAIRAN YANG MENGALIR SEBAGAI HEAT EXCHANGER PADA PIRANTI TERMOAKUSTIK; THE INFLUENCE OF COPPER PIPE CONTAINING FLOWING FLUID AS A HEAT EXCHANGER ON THERMOACOUSTIC DEVICE

PUTIH ASMARA, Agung Bambang Setio Utomo

2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI FISIKA

Telah dilakukan penelitian piranti termoakustik dengan mengamati pengaruh heat exchanger cairan yang mengalir pada pipa tembaga dengan berbagai debit cairan dan jenis cairan yang berbeda terhadap penurunan suhu pada tandon panas dan tandon dingin. Cairan yang dialirkan dalam pipa tembaga sebagai heat exchanger adalah larutan garam yang memiliki viskositas 1,571178 cm.poise dan densitas sebesar 1,196130 gram/cm3 divariasikan dengan debit ratarata sekitar (1,87 ± 0,02)ml/s; (2,02 ± 0,01)ml/s; (2,07 ± 0,01)ml/s; (2,09 ± 0,01)ml/s; dan (2,12 ± 0,04)ml/s. Sedangkan pada air yang memiliki viskositas 0,8513 cm.poise dan densitas sebesar 0,9968 gram/cm3 dengan variasi debit ratarata sekitar (2,24±0,01)ml/s; (2,28±0,01)ml/s; (2,35±0,02)ml/s; (2,45±0,01)ml/s; dan (2,47±0,01)ml/s. Penurunan suhu maksimum pada tandon panas dan tandon dingin terjadi pada debit yang terbesar. Penurunan suhu tandon panas maksimum 5,40C dan pada tandon dingin sebesar 1,80C terjadi pada aliran air dengan debit terbesar (2,47±0,01)ml/s. Adanya penurunan suhu pada tandon panas menyebabkan tandon panas belum jenuh sehingga pemompaan kalor dari tandon dingin ke tandon panas tetap stabil

Kata Kunci : heat exchanger, cairan, debit rata-rata, penurunan suhu.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.