RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN MEDANMAGNET MENGGUNAKAN LabVIEW,CONTROLLERNI cRIO-9022, DAN DTM-151DIGITAL TESLAMETER; MAGNETIC FIELD MEASUREMENT SYSTEMENGINEERING USING LabVIEW, CONTROLLER NI cRIO-9022, AND DTM-151 DIGITAL TESLAMETER
Musaffiriyan R. G., Andi Dharmawan
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASIPusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) BATAN Yogyakarta sedang meneliti dan mengembangkan sistem pengukuran medan magnet untuk alat siklotron. Pengukuran medan magnet pada siklotron diperlukan untuk mengetahui besar dan arah dari medan magnet yang digunakan dalam mesin siklotron. Terdapat dua fungsi utama dari sistem pengukuran tersebut, yaitu akuisisi data dan kendali sistem pengukuran.Fungsi akuisisi data bertugas mengambil informasi data dari obyek pengukuran.Sedangkan fungsi kendali bertugas mengatur proses atau kerja dari sistem pengukuran. Sistem pengukuran medan magnet otomotatis menggunakan LabVIEW untuk membuat aplikasi antarmuka (HMI) dan implementasi algoritme pemrograman sistem. Untuk implementasi fungsi kendali digunakan controller NI cRIO-9022, yang dirangkai dengan modul NI 9512, yang akan mengatur kerja komponen penggerak, yakni stepper motor. Implementasi fungsi akuisisi data menggunakan DTM-151 Digital Teslameter untuk mengukur kuat medan magnet. Proses pengukuran bekerja dalam bidang koordinat kartesian (x,y). Data kuat medan magnet yang telah terukur akan dikirim menuju program sistem menggunakan komunikasi serial. Proses pengukuran menggunakan metode pengukuran fly-mode untuk memperpendek rentang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses pengukuran. Pada pengujian sistem, sebuah magnet permanen digunakan sebagai objek pengukuran. Karena ukuran magnet uji yang lebih kecil dari dimensi pengukuran sistem, dimensi pengukuran terhadap bidang magnet dibuat berukuran (100 x 100) mm. Koordinat posisi awal teslameter 1 dan teslameter 2, secara berurutan, adalah (430,720) dan (430,240). Pengujian dilakukan sebanyak 2 kali (2 posisi magnet yang berbeda). Masing-masing pengujian dilakukan 3 kali pengukuran sehingga didapatkan 6file data. Dari jumlah file data tersebut didapatkan jumlah data dengan rata-rata 1.117 data setiap file-nya. Kecepatan putar motor yang digunakan saat pengujian adalah 25 mm/s. Dengan laju pembacaan data sebesar 10 data/s, interval dari perubahan posisi ketika motor berputar adalah sebesar 2,5 mm. Metode kendali on-off dengan setpoint jarak digunakan untuk menjaga agar gerakan motor sesuai dengan pola yang telah dibuat.
Kata Kunci : Sistem pengukuran medan magnet, LabVIEW, controller,teslameter, stepper motor, metode kendali on-off, komunikasi serial