PRODUKSI BIODIESEL BERBAHAN BAKU LEMAK KAMBING MELALUI SATU TAHAP DAN DUA TAHAP REAKSI MENGGUNAKAN KATALIS BASA HOMOGEN DAN HETEROGEN DENGAN VARIASI RASIO MOL MINYAK DAN MOL METANOL; BIODIESEL PRODUCTION FROM MUTTON FAT BY ONE AND TWO STEPS REACTIONS USING HOMOGENEOUS AND HETEROGENEOUS BASE CATALYST BY VARYING THE MOLE RATIO OF OIL AND METHANOL
Eka Les Prastya, Winarto Haryadi
2012 | Skripsi | PROGAM STUDI KIMIATelah dipelajari pembuatan biodiesel berbahan baku lemak kambing menggunakan katalis Logam Na, NaOH dan CaO dengan variasi rasio mol minyak terhadap metanol. Sintesis biodiesel dilakukan melalui satu tahap reaksi (transesterifikasi) dan dua tahap reaksi (esterifikasi-transesterifikasi). Reaksi transesterifikasi dilakukan menggunakan katalis logam Na dan NaOH sebanyak 0,5% (b/b) dengan variasi mol minyak terhadap mol metanol sebesar 1:6, 1:9, 1:12 dan 1:15 serta katalis CaO sebanyak 0,5% (b/b) dengan rasio mol minyak terhadap mol metanol sebesar 1:18, 1:21, 1:24 dan 1:27 dilakukan selama 3 jam pada suhu 65 °C. Reaksi dua tahap (esterifikasi-transesterifikasi) menggunakan katalis H2SO4 Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil biodiesel terbanyak sebesar 95% diperoleh dari reaksi satu tahap (transesterifikasi) menggunakan katalis logam Na dan rasio mol minyak terhadap metanol sebesar 1:12. Tiga kandungan metil ester terbanyak dalam biodiesel dari lemak kambing ini adalah metil palmitat, metil oleat dan metil stearat dengan kelimpahan berturut-turut sebesar 22,68%; 27,75% dan 31,49%. Sifat fisik yang meliputi viskositas kinematik, kerapatan spesifik, titik kabut, titik tuang, titik nyala, residu karbon dan korosi logam tembaga dari biodiesel yang dihasilkan pada penelitian ini kurang memenuhi spesifikasi SNI sebagai bahan bakar diesel tetapi memenuhi standar sebagai bahan bakar solar menurut Dirjen Minyak dan Gas bumi. sebanyak 0,5% (b/b) sebagai katalis asam dalam reaksi esterifikasi dengan rasio mol minyak terhadap mol metanol 1:12 dilakukan selama 1 jam pada suhu 65 °C kemudian dilanjutkan reaksi transesterifikasi menggunakan katalis logam Na dan NaOH sebanyak 0,5% dengan rasio mol minyak terhadap mol metanol sebesar 1:12 dilakukan selama 2 jam pada suhu 65 °C. Kandungan metil ester dalam biodiesel dianalisis menggunakan GC-MS sedangkan sifat fisik biodiesel dianalisis berdasarkan standar ASTM.
Kata Kunci : biodiesel, lemak kambing, esterifikasi, transesterifikasi