PENGAMBILAN KEMBALI PROTEIN BLONDO PADA pI 8 DAN STUDI POTENSINYA SEBAGAI PROTEIN FORTIFIKASI MAKANAN; RECOVERY OF PROTEIN FROM BLONDO AT pI 8 AND A STUDY ON ITS POTENTIAL AS PROTEIN FOR FOOD FORTIFICATION
MIRTA ANTIKA SARI, Tri Joko Raharjo
2012 | Skripsi | PROGRAM STUDI ILMU KIMIATelah dilakukan penelitian pengambilan kembali protein dari blondo pada pI 8 dan studi potensinya sebagai bahan fortifikasi makanan berdasarkan komposisi asam amino yang dikandung. Tujuan penelitian adalah analisis proksimat blondo, menentukan komposisi asam amino dalam protein blondo fraksi pI 8 dan mempelajari potensi fraksi protein tersebut sebagai bahan fortifikasi makanan. Penelitian dimulai dengan pembuatan blondo dengan metode spontan. Blondo kering diekstraksi dengan ekstraktor Soxhlet menggunakan pelarut petroleum eter (40-60 °C) untuk mengambil lemak yang masih tersisa. Blondo bebas lemak dilarutkan dengan akuades dan ditambahkan HCl 2 M sampai pH 2. Larutan protein difraksinasi dengan pengaturan pH 8 menggunakan NaOH 2 M kemudian diendapkan selama 24 jam dan disentrifugasi 900 rpm selama 15 menit. Endapan protein dipisahkan dan dicuci menggunakan akuades serta dikeringkan dengan pengering beku. Serbuk protein dihidrolisis menggunakan HCl 6 M dengan refluks selama 24 jam serta ditentukan komposisi asam amino menggunakan HPLC. Analisis proksimat menunjukkan kadar air blondo 5,50%, kadar lemak 50,03% dan kadar protein 31,25%. Fraksinasi protein pada pI 8 diperoleh protein 71,63%. Protein hasil mengandung asam amino esensial histidin(1,80%), arginin (10,11%), valin (6,58%), fenilalanin (4,23%), isoleusin (3,20%), leusin (5,82%), lisin (3,21%). Sedangkan komposisi asam amino non esensial terdiri dari asam aspartat (7,91%), asam glutamat (12,24%), serin (3,16%), glisin (3,38%), alanin (3,66%) dan tirosin (2,60%). Protein hasil mempunyai kandungan asam amino esensial 34,95% dan skor kimia secara umum di atas standar FAO/WHO dan NRC sehingga protein berpotensi sebagai protein fortifikasi makanan.
Kata Kunci : protein, blondo, fraksinasi dan fortifikasi