SIMULASI PENGARUH UKURAN NANOPARTIKEL MAGNETIT (Fe3O4) TERHADAP RESPON BIOSENSOR BERBASIS SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR) UNTUK DETEKSI DNA; SIMULATION OF THE INFLUENCE OF MAGNETIC NANOPARTICLES (Fe3O4) SIZE ON THE RESPONSE OF SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR)-BASED BIOSENSOR FOR DNA DETECTION
RAFIKA SARI, Kamsul Abraha
2012 | Skripsi | PROGRAM STUDI ILMU FISIKATelah dilakukan studi analitik dan komputasional fenomena surface plasmon resonance (SPR) pada lapisan tipis nanopartikel magnetit (Fe3O4) sebagai sensor DNA (asam deoksiribonukleat). Pemilihan bahan magnetit nanopartikel sebagai bahan aktif SPR biosensor dikarenakan beberapa keunggulan yang dimilikinya ketika digunakan dalam deteksi dan pemisahan sejumlah kecil biomolekul yaitu memiliki dispersibilitas yang bagus, proses pengikatan yang cepat dan efektif, dan memiliki daya tarik yang reversibel dan terkontrol. Kopling antara gelombang evanescent dari gelombang surface plasmon dan gelombang elektromagnetit laser HeNe yang menjalar pada interface logam-dielektrik mengakibatkan terjadinya fenomena surface plasmon resonance, yang dapat dieksitasi dengan metode attenuated total reflection (ATR) dalam konfigurasi Kretschmann. Dengan menggunakan Teori Medium Efektif Maxwell-Garnett dan Bruggmen serta nilai karakteristik dari masing-masing material yang sudah diketahui maka dapat ditentukan perubahan sudut SPR dan kurva relasi dispersi dari tiap variasi sistem sehingga didapatkan model untuk sistem SPR biosensor sebagai deteksi DNA. Adanya pergeseran sudut SPR menunjukkan sensitivitas SPR sebagai biosensor.
Kata Kunci : surface plasmon resonance (SPR), biosensor, nanopartikel magnetit Fe3O4, Teori Medium Efektif Maxwell-Garnett dan Bruggmen