PENGARUH PASANG SURUT BUMI TERHADAP GEMPABUMI MENTAWAI 25 OKTOBER 2010 MW 7,8; EARTH TIDE INFLUENCE TOWARDS MW 7.8 MENTAWAI EARTHQUAKE, OCTOBER 25TH 2010
IWAN AFFANDI WIJAYA, Wiwit Suryanto
2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKAKepulauan Mentawai merupakan salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Barat yang berada dekat dengan subduksi lempeng tektonik. Dengan kondisi letak tersebut maka sangat rawan terjadi gempabumi. Salah satu gempabumi yang terjadi adalah gempabumi pada tanggal 25 Oktober 2010 pada pukul 21:42:59 WIB dengan Mw 7,8 dan kedalaman 12 Km berada pada posisi 99,32° BT - 3,71° LS (CMT Catalog). Gempabumi tersebut menjadi gempabumi utama dalam penelitian ini. Data gempabumi pada penelitian ini didapatkan dari Harvard Centroid Moment Tensor (CMT Catalog) yang merupakan database gempabumi global. Data yang digunakan adalah data gempabumi yang berada diarea 0° LU - -8° LS dan 95° BT – 105° BT dari tanggal 1 Januari 1977 – 31 Desember 2012, dengan gempabumi utama adalah gempabumi Mentawai pada pada tanggal 25 Oktober 2010 pada pukul 21:42:59 WIB pada posisi 99,32° BT - 3,71° LS (CMT Catalog). Pemrosesan data dilakukan dengan menghitung nilai sudut fase dari masingmasing event gempa kemudian dilakukan tes statistik Schuster dengan rentang waktu untuk tiap nilai
Kata Kunci : gempabumi; GOTIC2; normal stress; shear stress; Mentawai 2010; pasang surut bumi