Laporkan Masalah

OPTIMISASI PORTOFOLIO MENGGUNAKAN PENDEKATAN TELSER BERBASIS VALUE AT RISK; PORTFOLIO OPTIMIZATION USING VAR BASED TELSER APPROACH

SASHA MEGAWATI PASUHUK, Adhitya Ronnie Effendie

2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI STATISTIKA

Dalam menanamkan modalnya di pasar modal khususnya saham, investor memerlukan suatu metode optimisasi portofolio. Salah metode optimisasi dikembangkan oleh Markowitz (1952) yaitu metode mean-variance. Metode ini berkonsentrasi pada upside dan downside risk yang menggunakan pendekatan statistika standar deviasi sebagai ukuran risiko nya. Padahal beberapa investor menganggap bahwa risiko sebenarnya adalah risiko return negatif (dowside risk) sehingga dibutuhkan metode lain yang hanya berkonsentrasi pada dowside risk. Salah satunya dengan menerapkan prinsip safety first. Metode pendekatan Telser berbasis Value at Risk merupakan salah satu teknik optimisasi portofolio yang menerapkan prinsip safety first. Metode ini bertujuan untuk membentuk portofolio yang memaksimalkan expected return sekaligus memenuhi kendala Value at Risk. Kendala Value at Risk digunakan untuk meminimumkan risiko portofolio. Dalam penghitungannya return diasumsikan berdistribusi eliptikal. Kemudian dibawah asumsi tersebut dihitung formula optimisasi Telser dengan kendala VaR yang nantinya akan menghasilkan alokasi aset optimal untuk masing-masing saham. Pada studi kasus dibentuk portofolio yang terdiri dari saham-saham pada Bursa efek Indonesia, yaitu CTRP, TLKM, MNCN, BBRI, LSIP, SMCB, MEDC menggunakan metode pendekatan Telser, metode pendekatan Telser dengan kendala value at risk, dan mean variance. Kemudian kinerja ketiga portofolio tersebut dibandingkan dengan ukuran kinerja besarnya kentungan/ kerugian, tingkat pengembalian (rate of return) dan Sharpe ratio. Hasilnya, portofolio VaR Telser menunjukkan kinerja portofolio yang baik dengan risiko yang paling rendah di antara ketiga portofolio tersebut. Metode optimisasi portofolio dengan pendekatan Telser berbasis Value at Risk menghasilkan portfolio dengan risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan optimisasi portofolio pendekatan Telser, dan mengahasilkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode optimisasi mean-variance. Oleh karena itu, optimisasi portofolio menggunakan pendekatan Telser berbasis Value at Risk ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi investor

Kata Kunci : Portofolio; prinsip safety first; optimisasi Telser; Value at Risk; Optimisasi Telser berbasis Value at Risk; optimisasi mean-variance; distribusi eliptikal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.