TINGKAT KEBISINGAN DI KAMPUS MIPA SELATAN UGM; NOISE LEVEL ON SOUTHERN CAMPUS OF MIPA UGM
Fitria, Bambang Murdaka Eka Jati
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI S1 FISIKASalah satu dampak lingkungan yang paling mengganggu adalah kebisingan dan sumber kebisingan yang utama adalah lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kampus MIPA Selatan UGM merupakan kampus yang layak dijadikan sebagai tempat belajar yang kondusif atau tidak. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sound Level Meter (SLM), SLM merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengetahui tingkat kebisingan. Daerah lokasi yang diambil tingkat kebisingannya dibagi menjadi empat lokasi yaitu Lokasi A, B, C, dan D. Masing-masing lokasi diambil data tingkat kebisingannya sesuai dengan waktu yang telah di tentukan. Menurut KEPMENAKER No.Kep-51 MEN/1999 zona yang diperuntukkan bagi tempat pendidikan adalah Zona B yaitu 45-55 dB. Hasil data di kampus MIPA Selatan UGM sebagian besar tingkat kebisingannya melebihi intensitas yang diperuntukkan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa gedung kampus MIPA Selatan UGM masih tidak layak menjadi tempat belajar kondusif karena suasananya yang bising.
Kata Kunci : kampus MIPA Selatan UGM; tingkat kebisingan; Sound Level Meter