Laporkan Masalah

KARAKTERISASI RESERVOAR MENGGUNAKAN METODE INVERSI SIMULTAN PADA LAPANGAN “ALMULK”, FORMASI TALANG AKAR CEKUNGAN SUMATERA SELATAN; RESERVOIR CHARACTERIZATION USING SIMULTANEOUS INVERSION METHOD IN “ALMULK” FIELD, TALANG AKAR FORMATION SOUTH SUMATERA BASIN

FATHUL MUBIN, Budi Eka Nurcahya

2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKA

Studi inversi impedansi akustik telah dikenal dan sering digunakan sebagai salah satu metode dalam karakterisasi reservoar, baik dalam membedakan litologi maupun fluida. Metode inversi impedansi akustik ini memiliki keterbatasan dalam membedakan litologi dan fluida, sering dijumpai kasus dimana antara batupasir (porous sand) dan batulempung (shalestone) memiliki nilai impedansi yang hampir sama. Oleh karena itu diperlukan suatu metode baru yang dapat membedakan litologi dan mendeteksi kandungan fluida hidrokarbon dengan baik. Metode inversi simultan menggunakan data berupa angle gather yang kemudian diinversikan untuk menghasilkan impedansi P, impedansi S dan densitas. Parameter impedansi P dan impedansi S kemudian diturunkan menjadi parameter lambda-rho dan mu-rho yang sensitif terhadap adanya fluida. Hasil analisis crossplot menunjukkan bahwa parameter impedansi P, impedansi S, densitas, lambda-rho dan mu-rho dapat mengidentifikasi litologi dan fluida dengan baik. Map hasil inversi simultan menunjukkan bahwa parameter impedansi P, densitas dan lambda-rho mampu mengidentifikasi adanya zona reservoar dan fluida pada porous sand dengan baik. Terdapat tiga area prospek yaitu Prospek-A, Prospek-B dan Prospek-C pada lapangan ALMULK yang berada di sekitar sumur FM-E1 dan FM-E2 menyebar ke arah barat dan utara. Pada area tersebut ditunjukkan dengan nilai impedansi P rendah, densitas rendah, lambda-rho rendah, impedansi S tinggi dan mu-rho tinggi.

Kata Kunci : Inversi simultan; Impedansi P; Impedansi S; Lamda-Mu-Rho


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.