PENGARUH PENAMBAHAN POLIGLISEROL TERHADAP KARAKTER MINYAK JARAK KEPYAR (Ricinus communis L.) SEBAGAI BAHAN DASAR MINYAK PELUMAS; THE EFFECT OF POLYGLYCEROL ADDITION INTO THE CASTOR OIL (Ricinus communis L.) CHARACTER AS BASE MATERIAL OF LUBRICANT
Fenzy Putri Liewenti, Triyono
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIATelah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan poligliserol terhadap karakter minyak jarak kepyar (Ricinus communis L.) sebagai bahan dasar minyak pelumas. Dilakukan penambahan poligliserol terhadap minyak jarak kepyar dengan variasi perbandingan 2:20, 3:20, 4:20, 5:10, dan 6:20 (b/v). Poligliserol merupakan zat aditif yang diperoleh dari hasil polimerisasi gliserol yang direaksikan dengan katalis KOH pada suhu 190 oC sambil diaduk selama 6 jam. Zat aditif ini kemudian dicampurkan ke dalam minyak jarak kepyar (Ricinus communis L.) sehingga diperoleh minyak pelumas hasil “Top Green RG”. Karakter fisik minyak pelumas ditentukan dengan metode ASTM, antara lain uji kerapatan spesifik 60/60 oF, viskositas kinematik pada temperatur 40 oC dan 100 oC, titik nyala, dan titik kabut. Sedangkan perubahan karakter kimia dianalisis dengan Spektroskopi Inframerah (IR) dan Kromatografi Gas (GC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan poligliserol meningkatkan viskositas minyak pelumas. Hasil uji viskositas ini sesuai dengan minyak pelumas standar pada perbandingan 6:20. Hasil viskositas ini sesuai dengan viskositas MASRI RG pelumas roda gigi industri. Minyak pelumas hasil ini memiliki keunggulan pada kerapatan spesifik, indeks viskositas, nilai pemanasan kotor (GHV), dan nilai pemanasan bersih (NHV), sedangkan kelemahannya adalah memiliki titik nyala dan titik kabut. Hasil analisis Spektroskopi Inframerah (IR) dan Kromatografi Gas (GC) menunjukkan adanya interaksi antara zat aditif (poligliserol) dan minyak jarak kepyar (Ricinus communis L.) sebagai bahan dasar dan tidak membentuk senyawa baru sebagai pelumas.
Kata Kunci : pelumas; minyak jarak kepyar (Ricinus communis L.); poligliserol