Studi Mengukur Intensitas Sinar Matahari dan Suhu Lingkungan di Beberapa Wilayah Indonesia; Study Measurement of the Intensity of Solar Radiation and the Environmental Temperature in Several Areas Indonesia
Adi Nofrianto, Wagini R,
2012 | Skripsi | PROGRAM STUDI S1 FISIKATelah dilakukan penelitian pengukuran intensitas sinar matahari dan suhu lingkungan. Intensitas sinar matahari diukur dengan Light Dependent Resistor (LDR) sedangkan suhu lingkungan diukur dengan termometer batang. Pengukuran dilakukan pada siang hari dan dipilih di 2 wilayah yaitu pertama di wilayah Nusa Tenggara Barat dengan lokasi di pantai Ampenan Lombok dan di lapangan Mataram NTB, dan wilayah kedua di Yogyakarta dengan lokasi di lapangan Graha Saba Pramana UGM, perempatan kantor pos besar, dan lereng gunung merapi. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai intensitas sinar matahari dan suhu lingkungan rata-rata di setiap tempat pengukuran, berturut-turut adalah di pantai Ampenan Lombok (126 ± 3) lux dengan suhu (43 ± 2) , di lapangan Mataram NTB (99 ± 2) lux dengan suhu (42 ± 2) , di lapangan Graha Saba Pramana UGM (146 ± 3) lux dengan suhu (43 ± 2) , di perempatan kantor pos besar Yogyakarta (92± 2) lux dengan suhu (41 ± 2) dan di lereng gunung merapi Sleman (99 ± 2) lux dengan suhu (34 ± 2) . Dari penelitian secara keseluruhan tampak bahwa intensitas dan suhu rata-rata tertinggi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dan hasil penelitian ini juga diperkuat bahwa di wilayah Nusa Tenggara Barat memang secara fisik lebih panas dibandingkan dengan wilayah Yogyakarta
Kata Kunci : Light Dependent Resistor (LDR), termometer, sinar matahari