Laporkan Masalah

PERHITUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPABUMI DENGAN METODE HVSR BERDASARKAN NILAI AMPLIFIKASI DAN INDEKS KERENTANAN SEISMIK DI JIWO TIMUR, BAYAT, KLATEN, JAWA TENGAH; DETERMINATION OF EARTHQUAKE DAMAGE LEVEL USING HVSR METHOD BASED ON AMPLIFICATION AND SEISMIC VULNERABILITY INDEX IN JIWO TIMUR, BAYAT, KLATEN, CENTRAL JAVA

TISSIA AYU ALGARY, Budi Eka Nurcahya

2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKA

Telah dilakukan penelitian mengenai nilai amplifikasi dan indeks kerentanan seismik di daerah Jiwo Timur, Bayat, Klaten, Jawa Tengah pada bulan Juni 2012. Daerah Bayat merupakan daerah dengan kondisi geologi yang sangat beragam dimana kondisi geologi lokal inilah yang sangat mempengaruhi tingkat kerusakan akibat bencana gempabumi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai amplifikasi getaran dan nilai indeks kerentanan seismik daerah Jiwo Timur, Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Pengumpulan data dilakukan dengan seismometer peka kecepatan 3 komponen dengan frekuensi diri 1 Hz menggunakan software Scream 4.4 dengan sampling frequency 100 Hz sebanyak 49 titik. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan software Geopsy dan dibuat peta kontur menggunakan software Surfer 10. Penelitian nilai amplifikasi dan nilai indeks kerentanan seismik ini sangat berkaitan erat dengan efek geologi lokal di masing-masing titik pengukuran. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa di daerah penelitian memiliki nilai amplitudo (amplifikasi) bervariasi antara 1,313 – 9,439 dan nilai indeks kerentanan seismik antara 0,081 – 43,71. Terdapat korelasi positif antara nilai amplitudo dan indeks kerentanan seismik dengan geologi lokal daerah penelitian. Kaitan antara nilai amplitudo dan nilai indeks kerentanan seismik ini dapat digunakan untuk mengetahui daerah-daerah yang rawan kerusakan akibat bencana gempabumi.

Kata Kunci : amplifikasi; indeks kerentanan seismik; HVSR


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.