PEMODELAN BAWAH PERMUKAAN GUNUNG MERAPI MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI BERDASARKAN DATA TAHUN 2011; SUBSURFACE MODELLING OF MERAPI VOLCANO USING GRAVITY METHOD BASED ON 2011 DATA
Lutfi Aziza, Imam Suyanto
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKAPenelitian geofisika dengan menggunakan metode gravitasi telah dilakukan untuk membuat model bawah permukaan Gunung Merapi berdasarkan data pengukuran tahun 2011. Luas daerah survey adalah 26,9 km x 23,2 km dengan jumlah titik pengukuran adalah 198 titik. Anomali Bouguer lengkap ditransformasi ke bidang datar berdasarkan Metode Dampney, dengan ketinggian bidang datar adalah 3000 m dan kedalaman bidang ekivalen adalah 6000 m. Pemisahan anomali regional dengan residual dilakukan menggunakan metode moving average dengan ukuran jendela berjalan adalah 39 x 41. Pemodelan dilakukan terhadap empat penampang yang dibuat pada anomali residual. Kondisi bawah permukaan Gunung Merapi tersusun atas produk–produk Pra Merapi densitas 2,8 gr/cc, Merapi Tua densitas 2,75 gr/cc, Merapi Pertengahan densitas 2,5 gr/cc, dan Merapi Baru densitas 2,1 gr/cc, serta batuan Tersier marine facies densitas 2,45 gr/cc. Kantong magma dangkal berbentuk elips densitas 2,2 gr/cc berada di kedalaman 1600 m hingga 2200 m di bawah puncak dengan panjang jari-jari vertikalnya sekitar 600 m dan horizontal sekitar 800 m. Suatu pipa vertikal menghubungkan kantung magma tersebut dengan bagian puncak dan dengan dapur magma.
Kata Kunci : metode gravitasi; Gunung Merapi; pemodelan