PEMODELAN LITOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN ANOMALI GEOMAGNETIK PADA LAPANGAN “RATTE BUNGIN”, PROVINSI SULAWESI SELATAN; MODELLING LITHOLOGY WITH USE OF GEOMAGNETIK ANOMALI ON “RATTE BUNGIN” FIELD, SOUTH SULAWESI PROVINCE
GALIH PRASETYA DINANTA, Wahyudi
2012 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKADesa Sandana, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, adalah lokasi yang dijadikan area penelitian. Area ini memiliki morfologi berupa perbukitan dan punggungan pegunungan dengan ketinggian antara 500 sampai 1300 m diatas permukaan laut. Geologi daerah ini cukup kompleks karena ditemukannya batuan sedimen (batu pasir) yang berdampingan dengan batuan beku (diorit-andesit). Aktifitas eksplorasi di tempat ini dilakukan karena banyak ditemukan struktur dan urat-urat mineral yaitu galena atau timah. Akusisi atau pengambilan data geomagnetik di daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan PPM model GSM-19T pada area survei sejumlah 2 buah. 1 buah sebagai base dan yang lainnya sebagai rover. Pemetaan ini dilakukan pada area dengan luas 1500mx3000m atau kira-kira 4,500km2. data diolah lebih lanjut dan didapatkan nilai anomali magnetiknya atau ?H dengan satuan dalam gamma atau nano Tesla (nT). Pemodelan dilakukan secara 2 D untuk mengetahui perbedaaan litologi dan nilai suceptibilitas dari batuan bawah permukaan. Penelitian ini menghasilkan sejumlah data yang berkaitan dengan nilai parameter kemagnetan batuan di lokasi survei, berupa anomali total (TMI) dan juga anomali kemagnetan batuan (?M), sedangkan informasi lain yang diperoleh adalah peta topografi lokal area penelitian, kemudian dari proses pengolahan yang dilakukan didapat informasi berupa perkiraan litologi dan posisinya didalam area penelitian. Diperoleh nilai suseptibilitas 0,0345 cgs untuk batu monzonite, 0,0072 untuk batuan sedimen (batu pasir) dan 0,0189 cgs untuk batu tufa andesitik
Kata Kunci : anomali, geomagnetik, litologi, suseptibilitas