Laporkan Masalah

ESTIMASI MODEL KECEPATAN 1D DI BAWAH PERFEKTUR SHIZUOKA, JEPANG MENGGUNAKAN METODE SPATIAL AUTOCORRELATION; ESTIMATION OF 1D VELOCITY MODEL BENEATH SHIZUOKA PREFECTURE, JAPAN USING SPATIAL AUTOCORRELATION METHOD

YUNI INDRAWATI, Eddy Hartantyo

2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKA

Informasi struktur kecepatan bawah permukaan yang kompleks pada umumnya sulit ditemukan. Model PREM, PEM, dan Ak135f hanya merupakan gambaran umum kecepatan bawah permukaan. Untuk mendapatkan informasi kecepatan bawah permukaan di suatu area, salah satu metode estimasi kecepatan bawah permukaan yang dapat digunakan adalah metode Spatial Autocorrelation (SPAC). Pada penelitian ini metode SPAC diaplikasikan di Perfektur Shizuoka Jepang yang merupakan daerah kompleks secara seismotektonik untuk mendapatkan model kecepatan bawah permukaan dan menganalisis basement area penelitian. Penelitian ini menggunakan data seismik broadband Fnet komponen vertikal sebanyak 5 stasiun yang membentuk array melingkar. Penelitian difokuskan pada inversi fundamental mode Rayleigh wave. Sumber alami digunakan untuk mendapatkan penetrasi yang lebih dalam. Inversi kurva dispersi menghasilkan empat asumsi model. Dari keempat model tersebut, model power law (5 sub-lapisan) menunjukkan misfit 0,00295257 yang mana merupakan model yang paling baik. Model kecepatan yang diperoleh dapat menunjukkan basement daerah tersebut pada kedalaman 14000m dengan kecepatan gelombang S sebesar 3730 m/s. Sesuai dengan model crust 2.0 kedalaman dan kecepatan tersebut merupakan lapisan middle crust.

Kata Kunci : metode spatial autocorrelation; kecepatan gelombang P; kecepatan gelombang S; basement; Fnet


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.