EFEK MAGNETISASI ZEOLIT ALAM TERHADAP KRISTALINITAS, SIFAT PORI DAN KINERJANYA SEBAGAI ADSORBEN Pb(II); THE EFFECTS OF MAGNETIZATION ON NATURAL ZEOLITE TOWARD ITS CRYSTALLINITY, POROSITY AND PERFORMANCE AS AN ADSORBENT OF Pb(II)
IRENE FERANDY PATRICHA, Suyanta
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIATelah dilakukan magnetisasi zeolit alam untuk memperoleh adsorben yang memiliki sifat kemagnetan dengan mengkaji pengaruh temperatur dan pH terhadap jenis oksida besi yang terbentuk serta pengaruhnya terhadap kristalinitas, sifat pori dan kinerjanya sebagai adsorben Pb(II). Sebanyak 2 g serbuk zeolit teraktivasi dimasukkan ke dalam 100 mL larutan yang mengandung Fe2+ dan Fe3+ (rasio molar 1:2) dan ditambahkan larutan NH4OH hingga pH 9 pada temperatur 28 °C. Endapan disaring dan dicuci dengan larutan HCl 10-4M hingga netral. Padatan yang diperoleh dioven pada temperatur 100 oC selama 1 jam. Prosedur serupa dilakukan kembali untuk mengetahui pengaruh temperatur dan pH. Karakterisasi dilakukan dengan metode FTIR, XRD dan fisisorpsi N2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimal pembuatan komposit zeolit-magnetit adalah pada temperatur 85oC dan pH 11. Adsorpsi optimal Pb(II) oleh adsorben tercapai pada pH 5 dan mengikuti model kinetika pseudo orde dua dengan tetapan laju adsorpsi 0,021 (g/mg menit) untuk adsorben zeolit teraktivasi dan 0,075 (g/mg menit) pada komposit zeolit-magnetit. Magnetisasi zeolit memperlihatkan perubahan ukuran pori dari mikropori menjadi mesopori. Uji recovery setelah aplikasi fasa padat menggunakan komposit zeolit-magnetit memerlukan waktu lebih cepat dibanding menggunakan adsorben zeolit teraktivasi
Kata Kunci : zeolit; komposit zeolit-magnetit; pseudo orde dua; tetapan laju adsorpsi; mesopori