PENGGUNAAN MIKROKONTROLER ATMEGA32 SEBAGAI MANAJEMEN FIREWALL PADA SISTEM OPERASI LINUX; ATMEGA32 MICROCONTROLLER AS FIREWALL MANAGEMENT IN THE LINUX OPERATING SYSTEM
LINGGAR PRIMAHASTOKO 3, Ahmad Ashari
2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASISalah satu bentuk implementasi dari sebuah pengamanan jaringan adalah firewall. Secara umum, firewall berfungsi untuk memberikan aturan pada lalu lintas jaringan, yaitu memberikan aturan pihak mana saja yang boleh masuk ke dalam jaringan dan pihak mana saja yang ditolak oleh jaringan. Selain itu, firewall juga berfungsi untuk menyaring data dalam jaringan, sehingga paket-paket sampah akan ditolak. Ada bermacam-macam firewall yang dapat digunakan untuk sebuah keamanan jaringan, salah satunya adalah iptables. Iptables adalah salah satu aplikasi firewall standar yang sudah ada pada semua sistem operasi Linux. Dalam implementasinya, sebenarnya iptables hampir mempunyai seluruh fungsi dalam melakukan tugasnya sebagai firewall, baik untuk low level layer, ataupun high level layer (tingkat aplikasi). Namun penggunaan iptables terlalu rumit bagi pengguna secara umumnya. Walaupun ada aplikasi yang memudahkan pengguna dalam penggunaan iptables, tetapi penulis beranggapan aplikasi itu masih terlalu rumit untuk digunakan oleh pengguna, dan diperlukan suatu sistem perangkat keras yang dapat meminimalisasi penggunaan dasar iptables. Sebagai perangkat utama dalam pengembangan alat ini, digunakan sistem minimum dan mikrokontroler ATMEGA 32 untuk mengontrol aplikasi iptables pada komputer, yang mana di dalamnya terdapat metode untuk membuat sebuah gateway dalam jaringan, pemblokiran data, dan aturan untuk meminimalisasi serangan DOS. Dengan adanya manajemen fungsi-fungsi tersebut, pengguna akan dapat mengatur sebuah firewall standar pada Linux dengan mudah karena hanya memasukkan input pada alat, tidak memakai script langsung pada iptables. Pengujian untuk semua fungsi dasar firewall dilakukan dan telah menunjukkan kinerja dari fungsinya dan kesederhanaan dalam penggunaannya. Dengan menggunakan sistem manajemen firewall ini, pengguna dapat mengimplementasikan aturan dasar sebuah firewall dengan mudah, yaitu bagaimana cara memblok data, NAT, dan aturan lainnya yang sudah dimasukkan ke dalam mikrokontroler.
Kata Kunci : firewall; iptables; mikrokontroler; pengamanan jaringan