DETEKSI KONSENTRASI ETILEN PADA PELUMAS KENDARAAN BERMOTOR DENGAN METODE SPEKTROSKOPI FOTOAKUSTIK LASER CO2;DETECTION OF ETHYLENE CONCENTRATION IN THE MOTORCYCLE OIL USING CO2 LASER PHOTOACOUSTC SPECTROSCOPY METHOD
DHINA SANDY GEMARANI, Mitrayana
2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI FISIKAPengembangan teknik pelacakan gas kelumit dengan spektrometer fotoakustik (SFA) di Laboratorium Atom dan Inti Jurusan Fisika FMIPA UGM dapat diterapkan pada bidang teknologi otomotif. Batas deteksi terendah pada gas etilen sebesar (3.1±0,2) ppt. Batas deketsi terendah ini menujukan bahwa SFA memiliki kepekaan yang tinggi. Pendeteksian gas etilen dalam pelumas dilakukan dengan cara memanaskan pelumas hingga 90oC. Pemanasan ini berfungsi untuk melepaskan senyawa ringan dari ikatan hidrokarbon pelumas. Berdasarkan penelitian didapat konsentrasi ratarata etilen dalam pelumas baru dan pelumas bekas berturut-turut sebesar (0.78 ± 0.01) ppm dan (0.72 ± 0.01) ppm. Hasil penelitian menujukan bahwa terjadi penurunan kualitas pelumas seiring dengan penurunan konsentrasi etilen, maka kualitas pelumas dapat ditentukan dengan besarnya konsentrasi etilen. Penurunan konsentrasi etilen dapat disebabkan karena tingginya konsentrasi uap air daripada etilen. Berdasarkan penelitian ini, spektrometer fotoakustik dapat menjadi indikator untuk mendeketsi kualitas pelumas.
Kata Kunci : Spektroskopi Fotoakustik, Laser CO2, Pelumas dan Etilen Glikol