PENGUJIAN PELARUT AIR, PELARUT H2O2 DAN LARUTAN Na2EDTA UNTUK KONSERVASI KERAMIK CAGAR BUDAYA BAWAH AIR; ASSESSMENT OF WATER SOLVENT, H2O2 SOLVENT AND Na2EDTA SOLUTION FOR CONSERVATION OF UNDERWATER HERITAGE CERAMIC
RAISA DEBORAH, Endang Tri Wahyuni
2014 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIADalam penelitian ini telah dilakukan kajian metode pelarutan untuk pembersihan endapan sedimen penutup permukaan Keramik Cagar Budaya Bawah Air (KCBBA). Penelitian diawali dengan identifikasi jenis zat kimia penyusun endapan sedimen penutup permukaan keramik dengan alat Spektrofotometer IR dan Difraktometer sinar-X (XRD), dan penentuan konsentrasi logam dalam garam penyusun endapan sedimen penutup permukaan keramik yang dilakukan dengan alat Spektroskopi Serapan Atom (SSA). Penelitian dilanjutkan dengan pelarutan endapan sedimen penutup permukaan keramik yang dilakukan secara bertahap menggunakan pelarut air dengan pH yang bervariasi, dilanjutkan dengan pelarutan dalam pelarut H2O2 dengan waktu yang bervariasi, dan dalam larutan Na2EDTA dengan variasi waktu. Hasil identifikasi menunjukan bahwa zat kimia penyusun endapan penutup keramik adalah senyawa organik, garam mudah larut dalam air berupa NaCl, Na2SO4, KCl, dan KNO3, serta garam sukar larut dalam air berupa , CaCO3, Ca3(PO4)2, MgSO4, MgCO3, Fe2(CO3)3 dan Fe2O3. Konsentrasi logam di dalam garam penyusun endapan keramik yang terlarut per gram sampel endapan adalah: Na= 32,82 mg/g; K= 3,65 mg/g; Ca= 615,39 mg/g; Mg= 153,57 mg/g dan Fe= 37,50 mg/g. Hasil pelarutan dengan pelarut air dapat menghilangkan endapan mudah larut dengan pelarutan yang semakin efektif pada pH rendah. Pelarutan dengan pelarut H2O2 menunjukan bahwa penghilangan endapan organik berlangsung maksimal pada waktu 12 jam. Larutan Na2EDTA mampu menghilangkan endapan sukar larut dalam air dengan jumlah zat terlarut yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya waktu pelarutan. Metode pelarutan secara bertahap dengan pelarut air, pelarut H2O2 dan larutan Na2EDTA efektif dalam menghilangkan endapan sedimen penutup permukaan keramik CBBA dengan tanpa merusak glasir maupun keramik tersebut, sehingga sesuai untuk konservasi keramik CBBA.
Kata Kunci : Keramik cagar budaya bawah air; Pelarutan kimia; Na2EDTA; H2O2