PREPARASIKOMPOSITKITOSAN-MONTMORILONITDARI MONTMORILONITTERMODIFIKASI SURFAKTAN HEKSADESILTRIMETILAMONIUMBROMIDA(HDTMA); PREPARATION OF CHITOSAN-MONTMORILLONITE COMPOSITES FROM HDTMA-MODIFIED MONTMORILLONITE
Gratha Adhitya Putra, Indriana Kartini
2012 | Skripsi | PROGRAMSTUDI ILMUKIMIATelah dilakukan preparasi komposit kitosan-montmorilonit dari montmorilonit termodifikasi surfaktan HDTMA. Modifikasi sifat montmorilonit dari hidrofilik menjadi hidrofobik diharapkan akan mempermudah interaksi antara montmorilonit dan polimer yang juga bersifat hidrofobik. Preparasi dilakukan pada dua kondisi yang berbeda, yaitu montmorilonit sebagai matriks (komposit LK1, LK2 dan LK3) dan kitosan sebagai matriks (komposit KL1, KL2 dan KL3). Angka 1, 2 dan 3 menyatakan urutan kenaikan berat molekul kitosan. Karakterisasi komposit dilakukan menggunakan spektrofotometer inframerah (FTIR), difraktometer sinar-X (XRD), Transmission Electron Microscope (TEM) dan Material TestingMachine. Pemurnian lempung alam dilakukan dengan metode sentrifugasi untuk menghilangkan pengotor seperti ilit, kristobalit dan kuarsa. Modifikasi montmorilonit dengan surfaktan HDTMA dibuktikan melalui karakterisasi inframerah terhadap organomontmorilonit yang ditandai dengan munculnya serapan kuat pada 1473 cm-1 (?–CH2), 2854 cm-1 (?sim–CH2) dan 2924 cm-1 (?asim– CH2). Data XRD organomontmorilonit menunjukkan ?d001 = 4,43 Å. Keberhasilan penggantian kation HDTMA+ oleh kitosan ditandai dengan hilangnya pita serapan khas dari molekul surfaktan, yaitu 1473 cm-1 (?–CH2), 2854 cm-1 (?sim–CH2) dan 2924 cm-1 (?asim–CH2) pada komposit LK1, KL1, KL2 dan KL3. Data XRD dan TEM menunjukkan bahwa komposit yang dibuat menggunakan kitosan dengan berat molekul rendah (561,02 kg/mol) memiliki struktur interkalasi pada komposit dengan montmorilonit sebagai matriks (LK1) dengan ?d001 = 3,85 Å dan struktur eksfoliasi yang dominan dengan kitosan sebagai matriks (KL1). Hasil uji kuat tekan menunjukkan bahwa komposit LK1 (Pmax = 0,45 MPa) memiliki ketahanan yang lebih baik dibanding kitosan (Pmax = 0,11 MPa), montmorilonit (Pmax = 0,26 MPa) maupun organomontmorilonit (Pmax = 0,30 MPa). Peningkatan ketahanan komposit terhadap tekanan diperkirakan karena kuatnya interaksi elektrostatik antara gugus –NH3 + dengan situs negatif montmorilonit dan ikatan hidrogen antara gugus –OH dan –NH2 dari kitosan dengan gugus –SiOH dari montmorilonit.
Kata Kunci : komposit kitosan-montmorilonit; HDTMA; interkalasi; eksfoliasi