Laporkan Masalah

PENGARUH PENAMBAHAN ASAM ORGANIK DARI LIMBAH KULIT JERUK SIEM (C. nobilis var microcarpa) UNTUK PENGOLAHAN EMAS DENGAN METODE FOTOREDUKSI; THE EFFECT OF ADDITION OF ORGANIC ACID FROM WASTE ORANGE SIEM PEEL FOR RECOVERY OF Au(III) WITH THE PHOTOREDUCTION METHOD

Fuji Fathimah Sujono, Endang Tri Wahyuni

2011 | Skripsi | Program Studi S1 Kimia

Dalam rangka memanfaatkan limbah kulit jeruk dan mengembangkan metode fotoreduksi untuk pengolahan ion Au(III), dalam penelitian ini telah dipelajari pengaruh penambahan zat organik dari kulit jeruk terhadap efektivitas fotoreduksi ion Au(III). Penelitian ini terdiri dari pelarutan asam organik dari kulit jeruk dalam medium air yang disertai dengan penentuan konsentrasi asam total dan zat reduktor, serta fotoreduksi ion Au(III) tanpa maupun dengan asam dari kulit jeruk. Pelarutan dilakukan pada suhu 60 oC dengan waktu bervariasi, sedangkan proses fotoreduksi dilakukan dengan variasi waktu penyinaran dan konsentrasi awal larutan Au (III). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarutan asam dari 10 gram kulit jeruk siem (C. nobilis var microcarpa) dalam 100 mL H2O selama 90 menit memberikan hasil pelarutan yang terbesar berupa zat reduktor, 0,03 mol/g dan asam total sebesar 0,02 mol/g. Penambahan larutan hasil pelarutan dari kulit jeruk dapat meningkatkan fotoreduksi ion Au(III) dari 13,19% menjadi 84,10%. Peran asam organik dalam peningkatan fotoreduksi adalah sebagai pengikat radikal OH dan sebagai reduktor. Fotoreduksi dengan waktu yang semakin lama menghasilkan efektivitas fotoreduksi yang semakin tinggi dan mencapai maksimal, yaitu 84,10%, pada larutan ion Au(III) 50 ppm dengan penyinaran selama 24 jam. Larutan ion Au(III) dengan konsentrasi 5 sampai 10 ppm dapat tereduksi sempurna dan efektivitas fotoreduksi berkurang seiring dengan kenaikan konsentrasi yang lebih besar dari 10 ppm.

Kata Kunci : Fotoreduksi, Au(III), kulit jeruk Siem


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.