PENDETEKSI MICROSLEEP BERBASIS ELECTROENCEPHALOGRAPH (EEG) MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER; MICROSLEEP DETECTOR BASED ON ELECTROENCEPHALOGRAPH (EEG) USING MICROCONTROLLER
TIFANI GALUH UTAMI, Agfianto Eko Putra
2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASIRasa kantuk memiliki gejala seperti mata terasa pedas, kedipan mata yang lebih lambat, pupil mata mengecil, menguap dan bahkan tubuh terasa bergetar. Namun pengendara sering kali mengabaikan sinyal tubuh tersebut. Dampak yang muncul saat pengendara mengantuk antara lain pengambilan keputusan saat mengemudi yang salah, melakukan tindakan secara tiba-tiba dan microsleep yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengingatkan pengendara ketika mengalami rasa kantuk dan kelelahan. Salah satu cara untuk mendeteksi microsleep adalah dengan menggunakan Electroencephalograph (EEG). Perangkat sensor EEG yang digunakan adalah perangkat sensor Mindwave yang dibuat oleh Neurosky yang menghasilkan 8 buah gelombang diantaranya Delta, Tetha, Low Alpha, High Alpha, Low Beta, High Beta, Low Gamma, dan Mid Gamma. Selain itu juga dapat menghasilkan besar nilai atensi dan nilai relaksasi. Berdasarkan hasil pengamatan dari masing-masing responden, gelombang yang dijadikan parameter microsleep adalah Delta, Theta, Alpha , nilai atensi dan relaksasi. Sistem yang dibuat dan diujicobakan kepada pengemudi mobil ini, telah berhasil mendeteksi adanya microsleep dengan memberikan peringatan bunyi alarm
Kata Kunci : Microsleep; Gelombang Otak; Neurosky Mindwave; Atensi; Relaksasi