TRANSPOR KREATININ DAN UREA MELALUI MEMBRAN PADUAN KITOSAN TERTAUT SILANG POLI(ETILEN GLIKOL) DIGLISIDIL ETER DENGAN POLI(VINIL ALKOHOL); TRANSPORT OF CREATININE AND UREA THROUGH A CROSSLINKED CHITOSAN-POLY(ETHYLENE GLYCOL) DIGLYCIDYL ETHER BLENDS POLY(VINYL ALCOHOL) MEMBRANE
Aulia Ratri Hapsari, Mudasir
2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIATelah dilakukan penelitian mengenai transpor kreatinin dan urea melalui membran paduan kitosan tertaut silang P(EGDE) dengan PVA untuk menentukan efektivitas membran dalam mentranspor kreatinin dan urea. Beberapa faktor yang mempengaruhi transpor kreatinin dan urea telah dipelajari, termasuk rasio mol kitosan:P(EGDE), rasio volume kitosan-P(EGDE):PVA, ketebalan membran dan adanya vitamin B12 di fasa sumber. Sintesis kitosan-P(EGDE) dilakukan melalui reaksi taut silang antara kitosan dengan P(EGDE) menggunakan NaOH sebagai katalis. Kitosan-P(EGDE) yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FT-IR. Pembuatan membran dilakukan dengan memadukan kitosan-P(EGDE) dengan PVA. Studi transpor kreatinin dan urea dilakukan dengan menggunakan dua bagian (fasa sumber dan fasa akseptor) yang dipisahkan oleh membran. Kreatinin 15 ppm dan urea 500 ppm sebagai fasa sumber dan akuabides sebagai fasa akseptor. Konsentrasi kreatinin dan urea setelah proses transpor ditentukan secara spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimal membran berada pada rasio mol kitosan:P(EGDE) 90:1 dan rasio volume kitosan-P(EGDE):PVA 4:6 dengan tipe membran T50. Kreatinin dan urea tertranspor secara efektif ketika menggunakan membran kitosan-P(EGDE)/PVA yaitu masing-masing mencapai 29,86% dan 44,58%. Adanya vitamin B12 di fasa sumber menuurunkan transpor kreatinin dan urea masing-masing hingga 27,06% dan 32,75%.
Kata Kunci : kreatini;, urea; kitosan-P(EGDE)/PVA; transpor