CITRA KECEPATAN GELOMBANG P DAN S, DAN RASIO VP/VS DI BAWAH PROVINSI FUKUSHIMA, JEPANG DARI INVERSI TOMOGRAFI GEMPABUMI; IMAGES OF P AND S WAVE VELOCITY AND VP/VS RATIO BENEATH FUKUSHIMA PREFECTURE, JAPAN FROM EARTHQUAKE TOMOGRAPHIC INVERSION
Prima Wira Kusuma Wardhani, Wiwit Suryanto
2011 | Skripsi | PROGRAM STUDI GEOFISIKAAktivitas seismik dan vulkanik di Northeastern Honshu, Jepang baik secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan subduksi lempeng pasifik di bawah lempeng Amerika Utara. Dalam tulisan ini, dilakukan penyelidikan struktur kerak dan mantel teratas (uppermost mantle) di bawah Perfektur Fuksuhima, salah satu perfektur di Northeastern Honshu. Studi ini menggunakan 101 data kegempaan regional dan lokal yang direkam oleh 31 stasiun jaringan seismograf K-NET dan 21 stasiun jaringan KIK-net yang bertipe strong-motion seismograf. Inversi tomografi dilakukan dengan menerapkan algoritma LOTOS- 10, yang meliputi sumber lokasi absolut, optimalisasi model kecepatan awal 1-D, dan iterasi inversi tomografi seismik 3-D (P, S, dan Rasio ?P/?S) dan parameter sumber. Hasil pencitraan di bawah kaldera gunungapi aktif (Gunung Azuma, Gunung Adatara, Gunung Nasu) sepanjang volcanic front dari kerak hingga mantel paling atas pada daerah ini teramati relatif menengah untuk nilai anomali negatif kecepatan P dan kuatnya anomali kecepatan rendah S masing-masing mencapai -15 dan -30 persen. Kontras yang jauh lebih kuat teramati untuk rasio ?P/?S yang kemungkinan merupakan indikator efek dominan pelelehan dari sumber anomali seismik. Pada kedalaman 8 – 15 km di bawah gunung berapi aktif, teramati pola ukuran menyempit dengan rasio ?P/?S tinggi yang mungkin menjadi citra aktual dari ruang magmatik yang terisi dengan lelehan material yang memberi asupan pada gunungapi. Dalam baji mantel, anomali vertikal dengan kecepatan P dan S rendah dan tinggi rasio ?P/?S menghubungkan klaster yang terjadi di kedalaman 90 – 125 km dengan gunungapi aktif di atasnya. Mungkin ini merupakan citra dari naiknya fluida dan lelehan yang dilepaskan dari slab subduksi akibat transisi fase. Hasil ini menunjukkan tanda yang cukup jelas dan juga khas untuk daerah vulkanik (kecepatan seismik rendah dan tinggi rasio ?P/?S di bawah gunung berapi)
Kata Kunci : Seismologi; Gempa bumi