Laporkan Masalah

DETEKSI FORMALIN MENGGUNAKAN SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR) BERBASIS NANOPARTIKEL PERAK SEBAGAI PENGEMBANGAN AWAL TEKNOLOGI FOOD SAFETY; FORMALINE DETECTION USING SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR) BASED SILVER NANOPARTICLE AS EARLY DEVELOPMENT ON FOOD SAFETY TECHNOLOGY

M Khoirul Anam, Kamsul Abraha

2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI S1 FISIKA

Telah diamati fenomena surface plasmon resonance (SPR) yaitu berupa kurva reflektansi sebagai fungsi sudut datang pada sistem lapisan tipis perak/nanopartikel perak/formalin dalam konfigurasi Kretschmann. Surface plasmon merupakan gelombang elektromagnetik yang merambat pada daerah perbatasan (interface) antara logam dengan dielektrik yang dapat dieksitasi dengan menggunakan metode attenuated total reflection (ATR). Spektrum SPR diperoleh dengan cara mengamati reflektansi untuk setiap variasi sudut datang sinar laser pada prisma. Dari hasil eksperimen diketahui bahwa sudut SPR pada sistem lapisan tipis prisma/perak 1 dan prisma/perak 2 adalah (42,8 ± 0,05)º dengan nilai reflektansi 0,32 untuk perak 1 dan 0,44 untuk perak 2. Pada sistem prisma/perak/nanopartikel perak didapatkan nilai sudut SPR adalah (42,9 ± 0,05)º dengan reflektansi 0,29 untuk perak 1 dan 0,31 untuk perak 2. Reflektansi yang semakin kecil ini menujukkan bahwa sensitifitas sensor bertambah akibat adanya penambahan nanopartikel perak. Setelah penambahan formalin 40% pada sistem lapisan tipis, sudut SPR menjadi (43,0 ± 0,05)º dengan nilai reflektansi 0,44. Sedangkan untuk penambahan formalin 100% sudut SPR menjadi (43,2 ± 0,05)º pada reflektansi 0,40. Hasil ini sesuai dengan penelitian lain bahwa sudut SPR akan bergeser ke kanan menuju sudut datang yang lebih besar setelah penambahan lapisan material sampel (formalin) pada sistem lapisan tipis perak/nanopartikel perak.

Kata Kunci : Surface plasmon resonance (SPR); nanopartikel perak; konfigurasi Kretschmann


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.