Laporkan Masalah

PURWARUPA INDIKATOR “ECO RIDING” BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK SEPEDA MOTOR BERMESIN BENSIN; PROTOTYPE ECO RIDING INDICATOR BASED ON MICROCONTROLLER FOR GASOLINE MOTORCYCLE

RAPIH PRIMARDHANI, Suharto

2012 | Skripsi | PROGRAM STUDI ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

Salah satu parameter dalam berkendara secara eco riding adalah dengan menjaga besar putaran mesin konstan saat berkendara dan perpindahan perseneling pada putaran mesin yang sesuai. Pengendara sepeda motor sulit untuk menerapkan konsep eco riding dalam berkendara. Kesulitan disebabkan karena untuk memperhatikan parameter tersebut diperlukan suatu instrumen yang disebut eco riding indicator, sedangkan tidak semua sepeda motor dilengkapi intrumen itu. Indikator eco riding yang terdapat pada beberapa sepeda motor atau kendaraan akan memberikan peringatan ketika besar putaran mesin mencapai nilai-nilai tertentu. Sistem tersebut terdiri dari fungsi pengukuran besar putaran mesin dan lampu indikator. Pengukuran putaran mesin dilakukan dengan memanfaatkan sinyal tegangan tinggi pada kabel busi, sinyal tersebut diubah menjadi gelombang kotak oleh monostable multivibrator. Mikrokontroler digunakan untuk menghitung jumlah sinyal masukan dari monostable multivibrator dan merubahnya menjadi besaran RPM (Rotation per Minute). Lampu indikator diatur kerjanya oleh mikrokontroler berdasar besar RPM. Pada saat pengujian, sistem ini mampu mengukur besar putaran mesin sampai dengan 6000 RPM dan memberikan peringatan berupa nyala lampu yang diatur oleh mikrokontroler yaitu berkedip jika putaran mesin diantara 4500-5500 RPM, menyala konstan jika putaran mesin diatas 5500 RPM dan tidak menyala jika putaran mesin dibawah 4500 RPM. Pengujian penggunaan alat menghasilkan konsumsi bahan bakar sebesar (1,18 ± 0,08) km per (27 ± 0,5) mL bensin.

Kata Kunci : eco-drive; eco-riding; tachometer; capacitive pickup; pengapian


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.