Laporkan Masalah

FABRIKASI SCAFFOLD BERPORI HIDROKSIAPATIT DENGANPOLIMER HIDROKSI ETIL SELULOSA DAN POLI VINIL ALKOHOL; FABRICATION OF POROUS SCAFFOLD HYDROXYAPATITE WITHHYDROXY ETHYL CELLULOSE AND POLYVINYL ALCOHOL

AMALINA ISYATURRODLIYAH, Roto

2013 | Skripsi | PROGRAM STUDI KIMIA

Fabrikasi scaffold hidroksiapatit (HAP) dengan penambahan hidroksi etil selulosa (HEC) dan poli vinil alkohol (PVA) telah dilakukan. HAP disintesis melalui metode pengendapan menggunakan prekursor CaCl2 dan (NH4)2HPO4. Scaffold berpori diperoleh dengan penambahan porogen HEC dan binder PVA yang akan dihilangkan selama proses kalsinasi pada 500 ºC dan densifikasi melalui sintering pada 1230 ºC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari efek penambahan binder dan porogen terhadap porositas, kekuatan mekanik dan morfologi scaffold dengan melakukan variasi rasio HAP dan HEC (b/b) dan persentase PVA (% b/v). Kekuatan mekanik, porositas dan morfologi scaffold dikarakterisasi dengan Material Testing Machine, liquid displacement method dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil menunjukkan bahwa penambahan PVA dapat meningkatkan kekuatan mekanik scaffold. Kekuatan tekan tertinggi diperoleh dari komposit dengan 15% PVA. Selain itu semakin tinggi kandungan HEC yang digunakan dapat meningkatkan porositas scaffold HAP. Porositas tertinggi diperoleh dengan perbandingan HAP:HEC 9:2. Kekuatan tekan scaffold yang telah difabrikasi berkisar antara 6,1 hingga 33,1 MPa dan porositasnya berkisar antara 50,35 hingga 79,74%. Scaffold 9:2 10% porositas sebesar 79,74%, kekuatan mekanik sebesar 7,00 MPa, pori terinterkoneksi dan tahan terhadap cracking. Sifat fisik scaffold tersebut memiliki kemiripan dengan tulang cancellous manusia.

Kata Kunci : hidroksiapatit; hidroksi etil selulosa; poli vinil alkohol; scaffold


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.