HISTOPATOLOGI JANTUNG DAN LIMPA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas salmonicida subsp. achromogenes DAN DIOBATI ENROFLOKSASIN
HARYATI, Widoretno Dwi, Kurniasih
2015 | Skripsi |Ikan nila (Oreochromis niloticus) adalah ikan air tawar yang potensial untuk dibudidayakan. Salah satu hambatan budidaya adalah adanya infeksi Aeromonas salmonicida yang menyebabkan penyakit furunkulosis pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan histopatologi jantung dan limpa ikan nila yang diinfeksi bakteri A. salmonicida subsp. achromogenes dan diobati antibiotik enrofloksasin. Sebanyak 20 ekor ikan diinfeksi 0,1 cc × 106 sel/ml A. salmonicida subsp. achromogenes secara intraperitoneum dan dibagi menjadi 2 kelompok. Sepuluh ekor ikan tanpa diobati dan 10 ekor ikan diobati setelah timbul gejala klinis dengan enrofloksasin 5 ppm (5 mg/L) secara rendaman 4 jam per hari selama 4 hari. Pengamatan dilakukan setiap hari dimulai pada bulan September hingga Oktober 2013 dengan melihat kelangsungan hidup, gejala klinis, dan perubahan patologis. Organ jantung dan limpa dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan Hematoksilin & Eosin. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persentase kelangsungan hidup ikan yang di infeksi sebesar 10% dan diobati enrofloksasin sebesar 90%. Gejala klinis berupa ikan berenang miring dan terbalik, terdapat lesi kemerahan di sisi lateral dekster dan sinister tubuh ikan, serta sisik terlepas. Tidak ada perbedaan histopatologi jantung dan limpa antara ikan yang diobati dan tidak diobati. Histopatologi jantung kelompok ikan yang tidak diobati dan ikan setelah diobati enrofloksasin menunjukkan perikarditis dan peningkatan melanomakrofag limpa. Enrofloksasin meningkatkan kelangsungan hidup ikan sehingga efektif untuk pengobatan furunkulosis.
Tilapia (Oreochromis niloticus) is potential freshwater fish to be cultivated. Aeromonas salmonicida is one of causes infection of bacterial in fish called furunculosis. The aim for this reseach is to know histopathology change of heart dan spleen which infected by A. salmonicida subsp. achromogenes and treated by enrofloxacine. A total of 20 fishes was infected by 0,1 cc × 106 sel/ml A. salmonicida subsp. achromogenes with intraperitoneum and divided into two grup. Ten fishes was untreated and 10 fishes was treated by soaked in 5 ppm (5mg/L) enrofloxacine 4 hours per day during 4 days since identified of clinical sign. Monitoring everyday from September to Oktober 2013 to see the survival, clinical sign, and patological changes. Heart and spleen were taken for histophatological preparations with Hematoxylin & Eosin stain. Data were analyzed desciptively. The result showed that the survival percentage of the infected fishes is 10% and the treated by enrofloxacine is 90%. Clinical sign of fish swimming side and upside down, there is a reddish lesion in lateral dexter and sinister the body of fish, also lost of scales. There is no difference between untreated fish and treated fish. Histophathology of heart untreated fish and treated fish by enrofloxacine showed pericarditis and increase of melanomacrophage in spleen. Enrofloxacine increases the survival of fish so effective for treatment of furunculosis.
Kata Kunci : Tilapia (Oreochromis niloticus), histopathology, Aeromonas salmonicida subsp. achromogenes, enrofloxacine