CEMARAN Escherichia coli O157 PADA JAMU DARAH ULAR KOBRA (Naja sputatrix) YANG DIJUAL DI YOGYAKARTA
PRATAMA, Anggi Muhtar , Widagdo Sri Nugroho
2014 | Skripsi |Sebagian masyarakat di Yogyakarta mengkonsumsi jamu yang mengandung darah ular kobra. Minuman tersebut berpotensi mengandung E. coli O157 yang dapat menginfeksi manusia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan dan frekuensi E. coli O157 dalam minuman tersebut, juga mengidentifikasi tahap kritis pembuatan jamu darah ular kobra. Sepuluh sampel diambil dari 2 penjual jamu darah ular kobra di Prambanan dan Bantul. Spesimen untuk diagnosis laboratorium adalah darah ular kobra, swab gelas, dan jamu yang mengandung darah ular kobra. Isolasi E. coli menggunakan EMB dan identifikasi E. coli O157 menggunakan SMAC. Identifikasi tahap kritis pembuatan jamu dilakukan dengan observasi meliputi peralatan dan situasi ruangan. Data dianalisis dengan deskripsi statistik. Penelitian ini menemukan bahwa semua jamu darah ular kobra terkontaminasi E. coli dan 50% sampel mengandung E. coli O157. E. coli ditemukan pada 70% sampel darah ular kobra setelah disembelih dan E. coli O157 terisolasi 3 spesimen darah. Empat swab gelas menunjukkan kontaminasi E. coli dan 3 diantaranya adalah E. coli O157. Penyiapan darah ular kobra dari kedua penjual sangat tidak higienis dan sangat mudah untuk mengkontaminasi minuman jamu dan sangat berisiko bagi kesehatan konsumen.
Some people in Yogyakarta consumed a traditional drink contain cobra blood. It means that drink potentially contain E. coli O157 to infect the human who drink it. This study was conducted to determine the presence and frequency of E. coli O157 in that drink also identify the critical stage of the preparation. Ten samples were taken from 2 cobra blood traditional drink seller in Prambanan and Bantul. Specimens for laboratory diagnostic were cobra’s blood, swab of cups, and a traditional drink contain cobra blood. Isolation of E. coli using EMB and identify the E. coli O157 using SMAC. Identify the critical stage of preparation was done by observation include the equipments, and room situation. Data was analyzed by description statistic. This research found, all traditional drink with cobra blood contaminated E. coli and 50 % of them contain E. coli O157. E. coli found in 70 % of cobra blood after slaughtered and E. coli O157 isolated of from 3 blood specimens. Four cups swab showed contaminated E. coli and 3 of them were E. coli O157. The preparation of cobra blood traditional drink from both seller were very unhygienic condition and very easy to contaminated the drink and very risk to consumers health.
Kata Kunci : jamu, darah, ular kobra, E. coli, E. coli O157