AKTIVITAS ANTIVIRAL JAMU VIRANUR (Piper cubeba, Foeniculum vulgae mill, Curcuma heyneana) 1% TERHADAP VIRUS Avian Influenza H5N1
LOLITA, YUDHYA SEKAR, Tri Untari
2014 | Skripsi |Avian Influenza merupakan penyakit pada unggas yang bersifat zoonosis dan memiliki tingkat mortalitas yang cukup tinggi. Pemakaian obat antiviral seringkali menimbulkan efek resistensi sehingga perlu dilakukan penelitian untuk menemukan obat alternatif. Pemakaian viranur sebagai alternatif medis untuk menurunkan pertumbuhan virus Dengue telah terbukti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek jamu viranur terhadap penurunan titer virus Avian Influenza H5N1 dengan uji hemaglutinasi (HA). Penelitian ini menggunakan telur ayam berembrio sejumlah 13 butir yang diinokulasi virus dan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 sebagai kontrol tanpa diberi viranur, dilakukan inokulasi virus Avian Influenza. Kelompok 2 diberi viranur 2%. Kelompok 3 diberi viranur 1 %. Kelompok 4 diberi viranur 0,5%. Kelompok 5 tanpa inokulasi virus dan diberi viranur 2%. Semua telur diinkubasi dalam suhu 37°C selama 3 hari dengan dilakukan candling setiap hari. Telur yang telah diinkubasi dimasukkan dalam refrigerator selama 18 jam. Pemanenan cairan allantois dilakukan untuk mengetahui titer virus dengan uji HA lambat. Hasil uji Hemaglutinasi (HA) lambat dianalisis menggunakan T-test dan one way ANOVA. Berdasarkan hasil penghitungan statistik, antara kontrol virus dengan perlakuan viranur 1%, viranur 2% memiliki perbedaan signifikan (p<0,05), kontrol virus dengan perlakuan viranur 0,5% tidak berbeda signifikan (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian serbuk viranur 1% dan 2% mampu menurunkan titer virus menjadi 20, sehingga mempunyai aktivitas antiviral 100%.
Avian Influenza is one of the zoonosis disease on poultry which has high mortality. Antiviral drugs always raise resistant effect, alternative medicine should be invented by the next invention. Viranur as herbal medicine had ability to decrease the growth of Dengue virus. This research aimed fo find the effect of viranur on Avian Influenza virus based on haemaglutination assay (HA). This research used 13 embryonic chiken eggs which devided in to 5 groups and inoculated with virus each group, exception of group 5. Group 1 as control which did not inoculate with virus. Group 2 was inoculated with viranur 2%. Group 3 was inoculated with viranur 1%. Group 4 was inoculated with viranur 0,5%. Group 5 whitch was inoculated with viranur 2% without virus. All of eggs were incubated on 37°C for three days. Incubated eggs restored on refrigerator for 18 hours. Harvesting of allantoic fluid was done to measure viral titer by HA test. Result of research analized and compared with T-test and one way ANOVA. Based on statictics measurement group 1, group 2 and group 3 had significant difference (p<0,05). Group 1 and group 4 had no significant difference (p>0,05). Conclusion of research was that viranur 1% and 2% could decrease HA titer significantly and had antiviral activity 100%.
Kata Kunci : Viranur, antiviral, hemaglutinasi (HA).