PENGARUH ASUPAN PAKAN TERHADAP KADAR ALBUMIN DARAH PADA KAMBING KACANG JANTAN (Capra hircus)
ZAIN, Muhammad Abdul Lathief , Irkham Widiyono
2014 | Skripsi |Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kambing di Indonesia yang mudah terserang berbagai macam penyakit dikarenakan pakan yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asupan pakan terhadap kadar albumin darah pada kambing Kacang (Capra hircus). Metode yang digunakan adalah 6 ekor kambing Kacang jantan sehat berusia kurang lebih satu tahun. Kambing dipelihara pada kandang individu dengan ukuran 2 x 1 meter. Sebelum dilakukan perlakuan, kambing diadaptasikan selama 4 minggu. Setelah itu dilakukan pembagian atas dua kelompok kambing yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Perlakuan awal adalah pemberian pakan secara penuh (full feeding), kemudian dilakukan restriction selama 7 minggu. Periode ini kambing diberi pakan sebanyak 78% dari jumlah pakan pada periode full feeding. Pemberian pakan dilakukan tiap hari pada pukul 06:00 WIB dan pukul 16:00 WIB. Pengambilan sampel darah dilaksanakan pada pukul 07:00 WIB melalui vena jugularis. Albumin di dalam serum diperiksa dengan metode SYNCHRON CX ® System(s). Perbedaan rata-rata kadar albumin pada kedua kelompok dianalisis dengan t-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar albumin darah pada periode full feeding sebesar 3,78 ± 0,07 g/dl dan pada akhir periode restriksi mengalami penurunan serum nyata menjadi 2,34 ± 0,11 g/dl (p < 0.05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa restriksi pakan selama 7 minggu dapat mengakibatkan penurunan kadar albumin dalam darah kambing Kacang jantan.
The background of why the researcher conducting this research is because there are many goats in Indonesia that easily attacked by various deseases coming from the feed that is not given as needed. The objective of this research is to investigate the effect of feed intake in blood albumin on Kacang Goat (Capra hircus). Six healthy adult male goats (one year old) were used in this study. Those goats were cared in individual cages with size of 2 x 1m. The goats were divided into two groups, control group and restriction group. Before the period of investigation the goats were fed adlibitum. During the investigation period, control animals were fed adlibitum, but the animals in restriction group were fed at the level of 78% of its adlibitum feed consumption. Blood samples were collected from vena jugularis. Albumin in serum was determinated using SYNCHRON CX ® System(s). Mean difference between control and restriction group was analysed using t-Test. The results of this research showed the albumin level in a full feeding period was 3.78 ± 0.07 g/dl, while the albumin level at the end of the restriction period was significantly reduced to the level of 2.34 ± 0.11 g/dl (p<0.05). It can be concluded that feeding restriction for 7 weeks period result in a significant decrease of the albumin level in the Kacang goats.
Kata Kunci : Kacang buck, restriction, blood albumin level.