KADAR FOSFOR DARAH ITIK MAGELANG (Anas javanica) BETINA DEWASA PADA PERIODE BERTELUR DAN TIDAK BERTELUR
HAMDANI, Rakhmat Beni , Irkham Widiono
2014 | Skripsi |Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fosfor pada serum darah itik Magelang betina dewasa periode tidak bertelur dan bertelur. Sebanyak 8 ekor itik betina sehat secara klinis, masing-masing 4 ekor itik betina bertelur dan 4 ekor itik betina tidak bertelur digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan sampel darah itik dilakukan pada vena brachialis pada pagi hari sebelum diberi pakan. Sampel darah yang diperoleh kemudian di sentrifugasi selama 8 menit dengan kecepatan 8000 rpm. Analisis fosfor menggunakan metode Beckman counter. Data fosfor darah itik betina periode bertelur dan betina tidak bertelur dianalisis dengan metode t-Test untuk menguji perbedaan diantara dua kelompok hewan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar fosfor darah pada itik betina periode tidak bertelur berada pada level 3,75 ± 0,74 mg/dl dan pada itik betina periode bertelur berada pada level yang lebih tinggi yakni 7,72 ± 0,47 mg/dl (P<0.05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa level fosfor darah itik betina dewasa dipengaruhi oleh status reproduksi.
The aim of this study was to investigate the level of phosphorus in blood serum of laying and non laying Magelang ducks. Eight clinically healthy Magelang ducks (4 laying and 4 non laying ducks) were used in this study. Blood samples were collected through brachial vein before morning feeding. Serum was separated by centrifugator (8 minutes at 8000 round per minute). Phosphorus serum was analyzed using Beckman counter method. The data were analyzed using t-Test. The results showed that the serum level of phosphorus of non laying ducks was 3,75 ± 0,74 mg/dl, whereas the phosphorus serum level of laying ducks was significantly higher, 7,72 ± 0,47 mg/dl (P<0.05). Based on the results, it could be concluded that blood phosphorus level of female adult ducks was influenced by reproduction status.
Kata Kunci : itik Magelang betina, fosfor