Laporkan Masalah

KIMIA DARAH KUDA LOKAL LUAR NEGERI YANG DIPELIHARA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) DAN JAWA TENGAH

JUERA, YuriadI

2014 | Skripsi |

Populasi kuda yang dipelihara di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Hal ini menggambarkan bahwa kuda di Indonesia memiliki resiko kepunahan. Salah satu faktor penyebab kepunahan tersebut adanya penyakit pada kuda. Oleh sebab itu perlu di lakukan identifikasi normal kimia darah yang dapat menggambarkan organ – organ tubuh kuda local luar negeri yang dipelihara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh standar normal kimia darah kuda local luar negeri meliputi Serum Glutamic Piruvic Transaminase (SGPT), Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT), Blood Urea Nitrogen (BUN), dan Kreatinin pada kuda lokal luar negeri yang dipelihara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu referensi klinik kimia medik veteriner dan bermanfaat dalam usaha penanggulangan penyakit, khususnya penyakit pada kuda. Tujuh sampel kuda lokal luar negeri diperoleh dari Kabupaten Bantul (DIY), kabupaten Salatiga dan Kota Semarang (Jawa Tengah) untuk dilakukan pengambilan data kimia darah berupa SGPT, SGOT, BUN, dan Kreatinin. Kuda penelitian yang diambil darahnya adalah hewan yang secara klinis sehat dan tidak menunjukkan adanya cacat atau gangguan pertumbuhan/patologis/reproduksi. Pengambilan sampel darah menggunakan disposable syrink 10 ml tanpa antikoagulan sebanyak 5 ml melalui vena jugularis. Kemudian Disposable Syring dimiringkan agar memperoleh serum. Serum kuda tersebut dianalisis dengan menggunakan alat automatic blood analyzer model RT-1940C (Synchron clinical system CX5CE, Beckam USA). Data parameter kimia darah disajikan sebagai rerata, kisaran dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisaran nilai Serum Glutamic Piruvic Transaminase (SGPT) sebesar 6,38 – 16,18 IU/L, Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) sebesar 225,86 – 334,14 IU/L, Blood Urea Nitrogen (BUN) sebesar 9,39 – 18,65 mg/dL, dan Kreatinin sebesar 0,82 – 1,82 mg/dL. Hasil penelitian tersebut memiliki kesetaraan dengan literature.

The horse population maintained in Indonesian is decreasing by years. This case describes that the horse are at risk of extinction. One of the factors causing these extinctions is the presence of the disease in horses. Therefore need to know the identification or normal blood chemistry to describe horse organs bred in DIY and Central Java. The purpose of this research to determine normal standards, covering Serum Glutamic Transaminase (SGPT) Piruvic, Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT), Blood Urea Nitrogen (BUN) and Creatinin on a foreign horse which was kept in Yogyakarta ( DIY ) and Central Java.This research result was expected to be one of the reference clinic chemical Medic Veteriner and beneficial in disease, eradication effort especially diseases of the kidneys and liver of a horse. Seven foreign horses sample from Bantul (DIY), Salatiga, and Semarang (Central Java) has taken blood samples to be tested SGPT, SGOT, BUN and Creatinin. Seven samples of foreign horses are clinically healthy and do not show pathological, reproduction defect or disorder. Blood sample taking using disposable syrink 10 ml without an anticoagulant stored 5 ml through the jugular vein.Then disposable syring be tilted so as to obtain serum.The serum horse analyzed by using automatic blood analyzer model RT-1940C (Synchron clinical system CX5CE, Beckam USA) Chemical parameters blood data has served as average, range and standard deviations.The result showed that range value Serum Glutamic Piruvic Transaminase (SGPT) by 6,38 - 16,18 IU /L, Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) by 225,86 - 334,14 IU /L, Blood Urea Nitrogen (BUN) by 9,39 – 18,65 mg/dL, and Creatinin by 0,82 – 1,82 mg/dL. This research has an equivalence with literature.

Kata Kunci : Foreign Horse, SGPT, SGOT, BUN, Creatinin, Rayto Semi-Autoanalyzer


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.