Laporkan Masalah

PENGARUH DOSIS INFEKSI OOSISTA Eimeria tenella TERHADAP ELIMINASI OOSISTA PER GRAM TINJA

SUJARWO, Arum Wulandari , Eryl Sri Rohayati

2014 | Skripsi |

Ayam merupakan ternak unggas yang cepat berproduksi dan banyak dipelihara oleh masyarakat luas karena relatif murah dan mudah pemeliharaannya. Namun, usaha peternakan ayam sering mengalami hambatan, diantaranya kegagalan mengontrol penyakit. Salah satu penyakit ayam yang penting adalah koksidiosis yang disebabkan Eimeria tenella. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis infeksi terhadap tingkat keparahan koksidiosis dengan parameter jumlah eliminasi oosista per gram tinja.Penelitian dilakukan dengan menggunakan 5 ekor ayam layer sebagai produksi oosista E. tenella dan 20 ekor ayam pedaging umur 1 hari yang dibagi kedalam 4 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor ayam. Kelompok I adalah kelompok tanpa infeksi, kelompok II diinfeksi dengan 5.000 oosista E. tenella, kelompok III diinfeksi dengan 10.000 oosista E. tenella, dan kelompok IV diinfeksi dengan 15.000 oosista E. tenella. Penginfeksian secara oral saat ayam berumur 18 hari. Mulai hari ke-7 sampai hari ke-11 setelah ayam diifeksi, tinja masing-masing ayam diperiksa dengan metode Mc. Master untuk menghitung jumlah eliminasi oosista per gram tinja.Data yang didapat dianalisis dengan metode split plot. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan (P<0,05) antara kelompok I (kontrol), II, III dan IV.Jumlah eliminasi oosista per gram tinja meningkat sesuai dengan meningkatnya dosis infeksi.

Chicken is rapid poultry production and many are maintained by public because it is relatively inexpensive and easy maintenance. However, chincken farm often experience barriers, including the failure to control disease. One of the important chicken disease is coccidiosis caused by Eimeria tenella. The purpose of the research was to know the effect of dose infection to severity of coccidiosis with the parameter number of oocyst elimination per gram faeces.Research carried out by using 5 layer chickens as production oocyst Eimeria tenella and 20 broiler chickens aged 1 day divided into 4 groups. Each groups consist of 5 chickens. Group I was control group (without infection), group II was infected with 5.000 E. tenella oocyst, group III was infected with 10.000 E. tenella oocyst, and group IV was infected with 15.000 E. tenella oocyst. Oral infection when chickens were 18 days. Started from 7th day until 11th day after infection, each chicken faeces is examined by Mc. Master method for calculating number of oocyst elimination per gram faeces.Data obtained were analyzedby split plot method. The result showed a significant difference (P<0,05) between groups I (control), II, III and IV. Number of elimination oocyst per gram faeces increased with increasing doses of infection.

Kata Kunci : Koksidiosis, Eimeria tenella, oosista


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.