RESISTENSIStreptococcus suisISOLAT ASAL PAPUA TERHADAP BERBAGAI ANTIBIOTIK
BASTIN, Zhasmita Khalisa , Siti Isrina Oktavia Salasia
2014 | Skripsi |Streptococcus suismerupakan salah satu bakteri yang penting yang berhubungan dengan penyakit pada babi dan bersifat zoonosis. Infeksi Streptococcus suis pada babi ditandai dengan septisemia, meningitis, artritis, bronkopneumonia, perikarditiss, poliserositis. Bakteri ini banyak ditemukan pada saluran respirasi bagian atas, organ genital dan saluran pencernaan yang merupakan tempat normal bakteri ini hidup. Uji sensitivitas isolat Streptococcus suis terhadap berbagai antibiotik dilakukan karena banyaknya kasus penyakit yang muncul baik pada hewan dan manusia akibat infeksi Streptococcus suis.Sampel yang digunakan sebanyak 19 isolat yang berasal dari swab tonsil babi di daerah Papua. Uji sensitivitas terhadap antibiotik dilakukan dengan metode difusi menggunakan kertas disk berisi antibiotik yang sudah diketahui konsentrasinya, kemudian hasil pengukuran zona yang terbentuk diinterpretasikan dengan menggunakan tabel standar diameter daerah inhibisi Kirby-Bauer.Hasil penelitian diketahui bahwa 19 Streptococcus suistelah resisten terhadap eritromisin (42,11%), metisilin (47,37%), intermediet terhadap ampislin (57,89%). Resisten dan intermediet terhadap oksasilin (89,47%), dan sensitif terhadap doksisiklin (57,89%), gentamisin (42,11%).
Streptococcus suis is the one of the pathogen bacteria which cause pigs associated diseases. Streptococcus suis is a zoonosis agent causing various disease in pig and even human such aseptisemia, meningitis, arthritis, brunchopneumonia, pericarditis, poliserositis. These bacteria are normally found in the upper respiratory tract, digestive tract and genital organs. Sensitivity test of Streptococcus suis against variousare needed due to increased cases of infection in both pigs and human. Nineteen isolates of Streptococcus suis was isolated from tonsil swab of pigs in Papua. Sensitivity test against antibiotics used diffusion method with disc paper which contained various antibiotics, then be interpreted with Kirby Bauer standart table. The results showed that Streptococcus suis were resistant toerythromysin (42,11%), methicillin 47,37%), intermediate to ampicillin (57,89%). Intermediate or resistantto oxacillin (89,47%) and sensitive to docycycline (57,89%) and gentamicin (42,11%).
Kata Kunci : Streptococcus suis, babi, antibiotik, resistensi