Laporkan Masalah

Gambaran Histopatologi Hati Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Diinfeksi Pseudomonas anguilliseptica

JAINUDIN, Hizriah Alief , Kurniasih

2012 | Skripsi |

Pseudomonas anguilliseptica adalah bakteri Gram negatif yang patogen pada ikan. Mikroorganisme awalnya diketahui sebagai agen penyebab ‘penyakit bintik merah’, hemoragi septisemia yang juga dikenal sebagai ‘sekiten-byo’ yang terdapat pada belut (Angguilla Japonica) di Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui histopatologi hati ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfeksi P.anguilliseptica pada hari ke-8 dan ke-16. Sembilan ikan mas dengan ukuran rata-rata sekitar 10-15cm digunakan dalam percobaan. Ikan tidak memiliki sejarah penyakit dan dipelihara didalam aquarium secara individu. Ikan mas dibagi kedalam tiga kelompok. Kelompok A sebagai kontrol tanpa disuntik. Kelompok B dan C disuntik secara intra peritoneal (i.p) 0,1 mL suspensi bakteri dengan kosentrasi 106 sel/mL. Ikan dinekropsi pada hari ke-8 dan 16 sesudah infeksi kemudian diperiksa perubahan histopatologi. Hati ikan mas pada hari ke-8 menunjukkan adanya radang dan kongesti, hal yang sama terjadi pada hari ke-16 setelah infeksi, tidak terjadi perubahan histopatologi hati pada ikan kontrol. Kata kunci : Histopatologi, P.anguilliseptica, ikan mas (Cyprinus carpio), Hati

Pseudomonas anguilliseptica is a Gram negative bacteria that is pathogen in fish. The microorganism was originally described as the causative agent of the ‘red spot disease’, a hemorrhagic septicemia also known as ‘sekiten-byo’ that has occurred in Japanes eel Anguilla japonica. The aim of this study was to describe the goldfish (Cyprinus carpio) liver histopathology infected by P.anguilliseptica at day 8 and 16. Nine goldfish with a mean size of about 10- 15cm were used in the experiment. The fish had no history of diseases and were maintained at the aquarium individually. Goldfish were divided into three groups. Group A as a control without injection. Group B and C were challenged by intraperitoneal (i.p.) injection of 0.1 mL bacterial suspension with a concentration 106 cel/mL. The fish were necropted at 8 and 16 day after infection and subjected to histopathological examinations. The histopathology of the liver fish at day 8 showed inflamation and congestion, the similar thing occured at day 16 after infection, no histological changes occurred in the liver of control fish. Key words : Histopathology, goldfish (Cyprinus carpio), Pseudomonas anguilliseptica, liver

Kata Kunci : Histopatologi, P.anguilliseptica, ikan mas (Cyprinus carpio), Hati


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.