Pengaruh Kondisi Kandang, Pemberian Pakan dan Air Minum terhadap Estrous Post Partum dan Days Open Sapi Peranakan Simmental-Ongole ( SimPO ) di Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul
Audra Bergetta H. R. W., Erif Maha Nugraha
2012 | Skripsi |Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kondisi kandang, pemberian pakan dan air minum terhadap efisiensi reproduksi sapi SimPO di Desa Kwarasan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Estrous post partum dan days open dipergunakan sebagai parameter efisiensi reproduksi. Jumlah sapi SimPO betina yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 19 ekor dengan kriteria sudah pernah beranak satu kali atau lebih dan sudah kembali bunting dengan kondisi sehat. Sapi yang diamati dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok A (estrous post partum < 90 hari dan days open < 180 hari) dan B (estrous post partum > 90 hari dan days open >180 hari). Hasil survei yang dilakukan menunjukkan sapi–sapi SimPO kelompok A adalah estrous post partum 61,88 ± 39,1 hari dan days open 103 ± 40 hari, sedangkan kelompok B adalah estrous post partum 181,8 ± 72,34 hari dan days open 230 ± 83,6 hari dengan pemberian pakan dan air minum serta kondisi kandang yang sama. Faktor kondisi kandang, pemberian pakan dan air minum dalam penelitian ini tidak ditemukan hubungan langsung terhadap estrous post partum dan days open. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menemukan faktor yang memiliki pengaruh langsung terhadap parameter efisiensi reproduksi tersebut. Kata kunci : estrous post partum, days open, kandang, pakan, minum
The aim of this research was determined the relationship between building condition, feed and water intake with reproductive efficiency of SimPO in Kwarasan village, Nglipar, Gunung Kidul, Yogyakarta. Estrous post partum and days open would be parameter of reproductive efficiency. The number of cattle SimPO female used in this research about 19 that ever calve once or more and has returned pregnant healthy. Beef observed divided into 2 groups, group A (estrous post partum <90 days and days open <180 days) and B (estrous post partum >90 days and days open >180 days). The result of this survey showed group A have estrous post partum 61,88 ± 39,1 days and days open 103 ± 40 days whereas group B have estrous post partum 181,8 ± 72,34 days and days open 230 ± 83,6 days with similar building condition, feed and water intake. The condition of building, feed and water intake in this research was not found direct impact with estrous post partum and days open . Further research needs to be done to find factors have a direct impact towards the parameter of the efficiency of reproduction . Key words : estrous post partum, days open, building, feed, water
Kata Kunci :