“Kajian Keragaman Genetik Ayam Cemani, Kedu dan Buras Menggunakan Random Amplified Polymorphism DNA-Polymerase Chain Reaction (RAPD PCR)
MANIHURUK,Theresia Andina Natalia , Trini Susmiati
2012 | Skripsi |Salah satu kekayaan plasma nutfah Indonesia adalah ayam lokal. Ayam lokal merupakan sumber daya genetik yang potensial dalam penyediaan daging, telur dan juga sebagai ayam hias. Ayam cemani, sebagai ayam lokal unggulan terkenal karena memiliki warna hitam legam dan eksotis sedangkan ayam kedu terkenal karena produksi telurnya yang tinggi. Ayam cemani pada saat ini sudah sulit untuk ditemukan. Usaha konservasi terhadap ayam tersebut perlu dilakukan supaya ayam cemani asli tidak punah. Kondisi inilah yang melatarbelakangi dilakukan penelitian terhadap keragaman genetik terhadap ayam tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji keragaman genetik ayam cemani, kedu, dan buras berdasarkan dari amplifikasi fragmen DNA. Pada penelitian ini digunakan metode Random Amplified Polymorphism DNA-Polymerase Chain Reaction (RAPD-PCR) dengan menggunakan primer RAPD 3 (5’-GTA GAC CCG T-3’) dan primer RAPD 4 (5’-AAG AGC CCG T-3’) untuk mengamplifikasi daerah DNA genom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fragmen DNA ayam kedu, cemani maupun ayam buras yang teramplifikasi dengan RAPD-PCR terlihat adanya keragaman genetik pada ayam cemani, kedu, dan buras asal Temanggung baik di dalam maupun di antara populasi. Jarak antar kelompok ayam yang paling dekat adalah antara ayam kedu merah dan ayam kedu putih, dan ayam kelompok ayam yang paling jauh kekerabatannya adalah ayam buras dan kedu putih. Kata kunci : ayam, Deoxyribonucleic acid, keragaman genetik, RAPD-PCR
One of the Indonesia biodiversity are native chicken. Native chickens are the most potensial genetik resources for meat, eggs and for pet. Cemani chicken is one of the famous native chicken because of its black colour and its eksotician. Kedu chicken was famous for its high egg production. Nowadays cemani is hard to find. Conservation attemp for this chicken has to be held so it won’t extinct. This was the background for this research. As for the purpose of this research was to review genetical variation of cemani, kedu and lokal chicken based on DNA fragmen amplification. The methode used for this research was RAPD-PCR with the primer RAPD3 (5’-GTA GAC CCG T-3’) and RAPD4 (5’-AAG AGC CCG T-3’) to amplified the DNA genom. The result of this research showed that DNA fragmen of kedu, cemani and local chicken amplified with RAPD-PCR showed there are genetic biodiversity on cemani, kedu and local chicken from Temanggung in and inter population. The closer of chicken population distance was kedu merah and kedu putih, and the farthest population distance was local chicken and kedu putih. Keyword : chicken, Deoxyribonucleic acid, genetic biodivesrity, RAPD-PCR
Kata Kunci : ayam, Deoxyribonucleic acid, keragaman genetik, RAPD-PCR